Rabu, Maret 25, 2026
Google search engine
الرئيسيةBeritaAkui Mobil Operasional, Ketua KPU Sampang Enggan Buka Data Rekaman CCTV

Akui Mobil Operasional, Ketua KPU Sampang Enggan Buka Data Rekaman CCTV

Informasi-Realita.Net, Sampang II Madura – Klarifikasi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Aliyanto, justru memperkeruh polemik mobil dinas berpelat merah yang viral saat melintas di Tol Waru, Surabaya, di tengah libur Lebaran. Alih-alih memberi penjelasan tegas, pernyataan yang disampaikan dinilai mengambang dan memicu kecurigaan publik.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Aliyanto justru mengaku tidak mengetahui secara pasti terkait kendaraan yang dimaksud. Ia bahkan mempertanyakan kejelasan waktu dan lokasi dalam video yang beredar.

“Yang mana mas? Ya itu mobil kantor, saya kurang tahu mas. Itu video kapan, tanggal berapa dan di mana nggak jelas. Setahu saya mobil stay di kantor. Videonya nggak jelas waktunya, nggak ada tanggal tiba-tiba viral. Tadi malam saya cek ada di kantor. Ya silakan tanya ke yang bikin video,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memicu tanda tanya baru. Alih-alih memberikan klarifikasi rinci, jawaban yang disampaikan justru dinilai mengambang dan cenderung menghindar dari substansi persoalan.

Tak berhenti di situ, saat wartawan media ini meminta klarifikasi lebih lanjut dengan meminta rekaman CCTV parkiran kantor KPU Sampang pada Selasa, 24 Maret 2026 hari yang sama dengan dugaan kemunculan mobil di Tol Waru, permintaan tersebut tidak mendapat respons yang diharapkan.

Aliyanto hanya memberikan jawaban singkat, “Maaf mas, sekarang lagi WFA.”

Jawaban tersebut semakin menambah keraguan publik terhadap transparansi lembaga penyelenggara pemilu di tingkat daerah tersebut.

Pasalnya, rekaman CCTV dinilai sebagai bukti objektif yang dapat memperjelas apakah kendaraan benar berada di kantor atau justru digunakan di luar.

Sikap yang dinilai tidak kooperatif ini pun menuai kritik. Sejumlah kalangan menilai, sebagai pejabat publik, Ketua KPU seharusnya memberikan klarifikasi terbuka dan berbasis data, bukan sekadar pernyataan normatif.

Jika benar kendaraan tersebut merupakan mobil dinas milik KPU, maka penggunaannya di luar kepentingan kedinasan, terlebih saat masa libur, berpotensi melanggar aturan yang berlaku. Sebaliknya, jika bukan, maka pembuktian melalui data seperti CCTV seharusnya dapat segera menepis polemik yang berkembang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada bukti pendukung yang disampaikan pihak KPU Sampang untuk memperkuat klaim bahwa kendaraan tersebut tetap berada di kantor. Publik kini menunggu langkah konkret dan transparansi dari pihak terkait guna mengakhiri spekulasi yang kian liar.

Wartawan: Ros I

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!