Selasa, April 7, 2026
Google search engine
الرئيسيةHukrimInvestigasi Lapangan, Dugaan Permainan di Balik Penarikan dan Pemotongan Kabel Telkom Banyuwangi

Investigasi Lapangan, Dugaan Permainan di Balik Penarikan dan Pemotongan Kabel Telkom Banyuwangi

Informasi-Realita.Net,Banyuwangi – Setelah viral aktivitas penarikan kabel milik Telkom Indonesia di depan SPBU Jajag pada Sabtu (4/4), kini muncul temuan baru yang semakin menguatkan dugaan praktik ilegal di balik kegiatan tersebut.

Sebuah video yang beredar luas di masyarakat memperlihatkan sejumlah orang dengan santai memotong kabel milik Telkom di sebuah rumah di wilayah Nganjukan, Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi.

Menurut keterangan sumber berinisial Pay (nama samaran), lokasi tersebut diduga menjadi tempat pengolahan kabel hasil penarikan. Ia menyebut, setiap selesai kegiatan penarikan, kabel-kabel tersebut dibawa ke lokasi untuk kemudian dibakar guna diambil material tertentu.

“Setiap selesai narik, kabel dibawa ke situ. Biasanya langsung diolah, dibakar,” ungkapnya.

Tim investigasi yang mendatangi lokasi pada Selasa (7/4) juga menemukan indikasi serupa. Seorang warga setempat membenarkan bahwa sering terlihat asap hitam pekat dari arah rumah belakang milik seseorang berinisial W.

“Kadang ada asap hitam, baunya menyengat. Katanya dari pembakaran kabel di belakang rumah W,” ujarnya.

W sendiri dikenal warga sebagai salah satu pegawai Telkom, sehingga memunculkan tanda tanya besar terkait keterlibatannya dalam aktivitas tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan tim ke kantor Telkom Banyuwangi justru belum membuahkan hasil (7/4). Tidak adanya staf yang dapat memberikan keterangan serta minim informasi yang didapat.

Petugas keamanan Beny membenarkan adanya sosok berinisial W namun disebut bertugas di Telkom Genteng justru membuka babak baru yang harus segera ditelusuri. Ini menjadi tanggung jawab Telkom untuk segera memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

Sebelumnya, aktivitas penarikan kabel di Banyuwangi yang disebut-sebut dikomandoi oleh sosok berinisial Z berjalan tanpa hambatan berarti. Hal ini memicu sorotan publik karena selain meninggalkan kerusakan lingkungan, juga diduga menimbulkan kerugian negara.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Banyuwangi Kombes Rofiq melalui Wakasatreskrim AKP Didik menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami akan kirim anggota ke lokasi untuk pengecekan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (7/4).

Pihak Telkom Indonesia juga tidak bisa lagi bersikap pasif dalam menyikapi persoalan ini. Sebagai pemilik aset, Telkom harus segera mengambil langkah tegas dan terukur, mulai dari melakukan audit internal, menelusuri kemungkinan keterlibatan oknum, hingga berkoordinasi aktif dengan aparat penegak hukum.

Jika terbukti ada pelanggaran, Telkom wajib menjatuhkan sanksi tanpa kompromi serta membuka hasil penanganan kepada publik sebagai bentuk transparansi. Pembiaran terhadap praktik ini hanya akan memperbesar kerugian dan merusak kepercayaan masyarakat.

Polresta Banyuwangi dituntut bergerak cepat dan tegas, bukan sekadar melakukan pengecekan, tetapi memastikan proses hukum berjalan transparan dan tanpa tebang pilih. Sementara itu, Telkom Indonesia wajib segera bersikap—bukan hanya klarifikasi, tetapi tindakan nyata. Audit internal harus dilakukan secara menyeluruh, dan setiap oknum yang terbukti terlibat harus ditindak tanpa kompromi.

Jika dibiarkan, praktik semacam ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap institusi dan perusahaan negara. Masyarakat kini menunggu, apakah hukum benar-benar ditegakkan, atau justru kembali tumpul ke atas.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!