Jumat, Mei 15, 2026
Google search engine
الرئيسيةCuplikan KotaWarga Sukomanunggal Baru Pjka Protes Pengajuan PJU Hanya Hayalan

Warga Sukomanunggal Baru Pjka Protes Pengajuan PJU Hanya Hayalan

Surabaya — Anggota Komisi D DPRD Surabaya Dyah Katarina menjaring aspirasi warga Masa reses tahun sidang kelima masa persidangan kesatu tahun anggaran 2023 sukomanunggal baru utara pjka Minggu (8/10/2023).

 

Dalam sambutannya, perempuan yang sangat ramah terhadap masyarakat menjelaskan tentang pendidikan, kesejahteraan sosial, kesehatan dan ketenagakerjaan.

 

Anggota DPRD Surabaya 2 periode ini memancing keaktifan warga untuk memberikan aspirasi bahkan ide-ide dan kritikan untuk pembangunan kota Surabaya kedepan.

 

Dyah Katarina juga menyampaikan terhadap warga Sukamanunggal yang hadir untuk tidak takut menyampaikan aspirasi,” Melalui Reses ini kesempatan panjenengan Nyelatu Pemerintah Surabaya”.

 

Maka,  sampaikan apa yang harus njenengan sampaikan, baik masalah pembangunan, sosial,kesehatan, demi masa depan kampung ini.

 

“Saya disini wakil panjenengan semua untuk menyampaikan apa yang panjenengan inginkan, Kalau njenengan tidak memberi informasi atau masukan, pemerintah maupun anggota Dewan tidak akan tahu dan pasti tidak ada pembenahan untuk kebijakan yang sudah dijalankan,” kata Dyah

 

Reses ini, lanjut Dyah adalah proses penjaringan aspirasi yang dibiayai pemerintah untuk perencanaan kebijakan kedepan apa yang harus dibenahi.

 

“Program Pemerintah Kota Surabaya sudah cukup mumpuni Seperti program pelatihan kerja atau usaha, apakah sudah tepat sasaran? Atau juga terkait kesejahteraan apa sudah sudah sejahtera, tapi pertanyaan saya apakah sudah merata dan tepat sasaran,” tegas Dyah.

 

Beberapa keluhan tersebut diantaranya usulan pemasangan gorong-gorong (box culvert), PJU (Penerangan Jalan Umum), juga keluhan remaja masjid agar untuk dipasang AC didalam masjid, serta terkait ketenagakerjaan.

 

“Untuk masalah gorong-gorong, kami sudah pernah menyampaikan dan dilakukan survey, namun sampai saat ini pengerjaannya masih belum terlaksana,” ucap warga RT 3 RW 4.

 

Selain itu, lanjut warga  terkait Penerangan jalan juga pernah diusulkan, kami sudah pernah menyampaikan dan sudah lama mengusulkan terkait PJU (penerangan jalan umum),” keluh warga RT 4

 

Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan  pengangguran agar dibantu ketenagakerjaan.

 

Dalam hal ini, anggota komisi D Dyah Katrina menjawab, semua keluhan warga akan kami sambungkan ke dinas terkait dan lengkapi foto foto data pengajuan saat dilapangan.

 

“Terkait usulan AC silahkan ajukan melalui proposal dan untuk ketenagakerjaan mekanismenya melalui pelatihan kerja sesuai keahliannya masing-masing.

 

Dyah berharap dengan adanya reses ini, masyarakat bisa mengerti perannya dan ikut aktif.

 

“Mudah-mudahan warga menjadi semangat untuk menyampaikan usulan, saran, dan kritik, karena itu akan menjadi bahan perbaikan-perbaikan program di pemerintah kota Surabaya,” pungkasnya.

Surabaya — Anggota Komisi D DPRD Surabaya Dyah Katarina menjaring aspirasi warga Masa reses tahun sidang kelima masa persidangan kesatu tahun anggaran 2023 sukomanunggal baru utara pjka Minggu (8/10/2023).

Dalam sambutannya, perempuan yang sangat ramah terhadap masyarakat menjelaskan tentang pendidikan, kesejahteraan sosial, kesehatan dan ketenagakerjaan.

Anggota DPRD Surabaya 2 periode ini memancing keaktifan warga untuk memberikan aspirasi bahkan ide-ide dan kritikan untuk pembangunan kota Surabaya kedepan.

Dyah Katarina juga menyampaikan terhadap warga Sukamanunggal yang hadir untuk tidak takut menyampaikan aspirasi,” Melalui Reses ini kesempatan panjenengan Nyelatu Pemerintah Surabaya”.

Maka, sampaikan apa yang harus njenengan sampaikan, baik masalah pembangunan, sosial,kesehatan, demi masa depan kampung ini.

“Saya disini wakil panjenengan semua untuk menyampaikan apa yang panjenengan inginkan, Kalau njenengan tidak memberi informasi atau masukan, pemerintah maupun anggota Dewan tidak akan tahu dan pasti tidak ada pembenahan untuk kebijakan yang sudah dijalankan,” kata Dyah

Reses ini, lanjut Dyah adalah proses penjaringan aspirasi yang dibiayai pemerintah untuk perencanaan kebijakan kedepan apa yang harus dibenahi.

“Program Pemerintah Kota Surabaya sudah cukup mumpuni Seperti program pelatihan kerja atau usaha, apakah sudah tepat sasaran? Atau juga terkait kesejahteraan apa sudah sudah sejahtera, tapi pertanyaan saya apakah sudah merata dan tepat sasaran,” tegas Dyah.

Beberapa keluhan tersebut diantaranya usulan pemasangan gorong-gorong (box culvert), PJU (Penerangan Jalan Umum), juga keluhan remaja masjid agar untuk dipasang AC didalam masjid, serta terkait ketenagakerjaan.

“Untuk masalah gorong-gorong, kami sudah pernah menyampaikan dan dilakukan survey, namun sampai saat ini pengerjaannya masih belum terlaksana,” ucap warga RT 3 RW 4.

Selain itu, lanjut warga terkait Penerangan jalan juga pernah diusulkan, kami sudah pernah menyampaikan dan sudah lama mengusulkan terkait PJU (penerangan jalan umum),” keluh warga RT 4

Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan pengangguran agar dibantu ketenagakerjaan.

Dalam hal ini, anggota komisi D Dyah Katrina menjawab, semua keluhan warga akan kami sambungkan ke dinas terkait dan lengkapi foto foto data pengajuan saat dilapangan.

“Terkait usulan AC silahkan ajukan melalui proposal dan untuk ketenagakerjaan mekanismenya melalui pelatihan kerja sesuai keahliannya masing-masing.

Dyah berharap dengan adanya reses ini, masyarakat bisa mengerti perannya dan ikut aktif.

“Mudah-mudahan warga menjadi semangat untuk menyampaikan usulan, saran, dan kritik, karena itu akan menjadi bahan perbaikan-perbaikan program di pemerintah kota Surabaya,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!