Selasa, April 14, 2026
Google search engine
الرئيسيةBeritaSMK Hidayatul Mubtadien Sampang Resmi Terapkan Pembatasan Gadget di Sekolah, Fokuskan Siswa...

SMK Hidayatul Mubtadien Sampang Resmi Terapkan Pembatasan Gadget di Sekolah, Fokuskan Siswa pada Pembelajaran dan Interaksi Sosial

SAMPANG l informasi-realita.net Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran serta menjaga kesehatan mental siswa, SMK Hidayatul Mubtadien Sampang secara resmi menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan perangkat elektronik atau gadget di lingkungan sekolah. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari himbauan surat edaran Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Sampang.

Aturan ini mulai diberlakukan sejak 31 Maret 2026 dan telah berjalan selama beberapa minggu terakhir. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kekhawatiran meningkatnya distraksi digital di kalangan remaja yang dinilai dapat mengganggu fokus belajar di dalam kelas.

Pihak sekolah menegaskan bahwa kebijakan ini bukan berarti menutup diri dari perkembangan teknologi. Sebaliknya, langkah ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi sekolah sebagai ruang belajar yang kondusif, sekaligus memperkuat interaksi sosial antar siswa.

Beberapa poin utama dalam kebijakan tersebut di antaranya adalah penerapan zona bebas gadget selama jam pelajaran berlangsung. Siswa diwajibkan menyimpan perangkat elektronik mereka di tempat yang telah disediakan oleh pihak sekolah.

Penggunaan ponsel hanya diperbolehkan apabila memang diperlukan dalam proses pembelajaran yang memerlukan akses internet atau aplikasi tertentu sesuai instruksi guru.

Selain itu, sekolah juga mengoptimalkan waktu istirahat agar siswa dapat berinteraksi secara langsung tanpa terganggu oleh penggunaan ponsel.

Kepala Sekolah SMK Hidayatul Mubtadien, Syarif Hidayat, A.Md., S.Si, menyampaikan bahwa kebijakan ini telah melalui proses pertimbangan yang matang demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan fokus.

“Kami ingin menciptakan ekosistem belajar yang jernih. Tanpa gangguan notifikasi yang terus-menerus, siswa dapat lebih mendalami materi praktik maupun teori secara maksimal. Selain itu, kami ingin membangun kembali budaya literasi dan diskusi di sekolah ini,” ungkapnya.

Melalui kebijakan ini, pihak sekolah menargetkan beberapa dampak positif, di antaranya peningkatan prestasi belajar siswa, fokus yang lebih tajam saat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM), serta berkurangnya risiko kecemasan akibat penggunaan media sosial yang berlebihan.

Sementara itu, salah satu guru di SMK Hidayatul Mubtadien, Nasihun Amin, S.Kom, turut menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan tersebut. Ia mengaku telah melihat perubahan positif pada perilaku siswa sejak aturan pembatasan gadget diberlakukan.

“Sebagai guru, saya melihat dampak positif yang sangat nyata. Sebelumnya konsentrasi siswa sering terpecah karena notifikasi atau keinginan untuk mengecek media sosial di tengah pelajaran. Sekarang fokus mereka kembali sepenuhnya kepada guru dan materi praktik yang sedang dipelajari,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini juga turut memperbaiki etika komunikasi di kalangan siswa. Mereka kini lebih aktif berdiskusi, bertanya, serta berkolaborasi secara langsung dengan teman dan guru tanpa hambatan layar ponsel.

Dengan diterapkannya kebijakan tersebut, SMK Hidayatul Mubtadien Sampang berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, serta kemampuan bersosialisasi yang baik di tengah perkembangan era digital.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!