Google search engine
Google search engine
Informasi-RealitaCuplikan KotaKapolda Jatim Bantu Modal Usaha Janda Tiga Anak yang Terjerat Kasus Pencurian...

Kapolda Jatim Bantu Modal Usaha Janda Tiga Anak yang Terjerat Kasus Pencurian Beras di Jember

INFORMASI-REALITA.NET,JEMBER – Di balik peristiwa pencurian beras di sebuah toko sembako di Kabupaten Jember pada 25 Oktober 2026, tersimpan kisah pilu seorang ibu yang terdesak kebutuhan hidup.

Sun (45), seorang janda dengan tiga anak asal Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, mengaku tidak memiliki pekerjaan maupun penghasilan tetap. Dalam kondisi ekonomi yang sulit, ia nekat mengambil beras demi memenuhi kebutuhan makan keluarganya.

Mengetahui kondisi tersebut, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., tergerak memberikan bantuan modal usaha agar Sun memiliki kesempatan untuk bangkit dan memulai kehidupan yang lebih baik.

Polres Jember juga menyelesaikan perkara tersebut melalui mekanisme keadilan restoratif (restorative justice). Selain penyelesaian perkara, jajaran Polres Jember menyalurkan bantuan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga Sun pada 3 November 2026.

Bantuan modal usaha dan sembako diserahkan langsung oleh Kasat Lantas Polres Jember sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Kapolres Jember AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus pemberian kesempatan kepada Sun untuk memperbaiki kehidupannya.

“Di balik setiap persoalan hukum, selalu ada sisi kemanusiaan yang perlu kita timbang. Kami berharap bantuan modal usaha dari Bapak Kapolda Jatim ini dapat menjadi langkah awal bagi Ibu Sun untuk menata kembali kehidupannya, membuka usaha mandiri, dan menafkahi anak-anaknya dengan cara yang lebih baik,” ungkap AKBP Alaiddin, Kamis (5/11/2026).

Ia menegaskan, seseorang yang pernah melakukan kesalahan karena terdesak keadaan tetap perlu diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan.

Bagi Sun, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan materi, melainkan juga harapan baru untuk membesarkan ketiga anaknya dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penegakan hukum juga dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.

Polri diharapkan tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga mampu memberikan perlindungan, pengayoman, serta harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!