Informasi-realita.net,Surabaya,Polda Jatim melakukan kegiatan press release akhir tahun 2022,ungkap kasus selama 1 tahun terakhir 2022 kegiatan di Gelar Gedung Rupatama Polda Jatim (30/12/2022) pukul 19.00 wib.
Press Release akhir tahun dihadiri Kapolda Jatim,Irjen Pol Toni Hermanto,M.H ,Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto,dan seluruh Anggota PJU Polda Jatim,dan turut hadir Seluruh rekan media online,tv,cetak,radio.
Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Dirmanto,Kegiatan ini susuai dengan pasal UU no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,setiap lembaga pemerintahan atau badan publik untuk memberikan informasi kepada publik terkait program dan kegiatan yang telah dilakukan dalam satu tahun terakhir.
Kapolda Jatim,mengatakan bahwa Rekan-rekan Media memiliki peranan penting dalam hal keterbukaan informasi publik,Kita masih jauh dalam kata sempurna kita.
Diantara yang disampaikannya adalah pelanggaran disiplin anggota di Polda Jatim beserta Jajarannya di tahun 2022 ini menurun 63% (persen) dibandingkan tahun 2021.
Total tercatat sebanyak 382 pelanggar sepanjang tahun 2022. Jumlah tersebut menurun cukup drastis dibandingkan tahun 2021 yang tercatat sebanyak 1.026 pelanggar.
Sementara untuk pidana hukuman kode etik, profesi polri dan pidana cenderung meningkat 84 persen, jika di tahun 2021 sebanyak 316 kasus mengalami kenaikan sebanyak 580 kasus.
Peningkatan performa juga nampak dari data pelayanan masyarakat tahun 2021 ke 2022, dari angka 7.280 meningkat 28.583 pada tahun 2022.
Kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur di tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 40,98 persen, dibanding tahun 2021. Rinciannya, di tahun 2021 total laka lantas ada 19.154, sedangkan di 2022 mengalami peningkatan sebesar 7,849 kasus.
Kapolda Jatim, Irjen Toni Harmanto lebih lanjut menyampaikan, bahwa laka lantas di tahun 2021 menyebabkan 4,393 nyawa melayang, di 2022 meningkat sebanyak 496 korban nyawa.
Sang Jenderal polisi bintang dua itu tengah serius menanggapi kecelakaan yang terjadi di Jawa Timur. Diantarantya kecelakaan yang melibatkan kereta api (KA). Data yang dihimpun, sedikitnya ada 500 perlintasan atau palang pintu KA, yang kebanyakan tidak ada penjaganya.
“Beberapa hari ini saya diskusi intensif yang berkaitan dengan itu. Jadi fantastis juga selama 2022 ini. Ini saya tegaskan lagi, Kemarin saya sudah berkomunikasi, ini juga proses hukum yang akan kami cari tau penyebabnya, termasuk juga yang bertanggung jawab,ungkapnya.
Saat disingung oleh awak media,terkait Tragedi Kanjuruhan,beliau menjawab akan mengusut tuntas dan membantu pengawalan sidang yang diadakan di Surabaya,pungkasnya.
Beliau juga berpesan agar mengadakan kegiatan dengan awak media ,kegiatan Olahraga Bareng atau ngobrol santai dengan rekan media di tahun depan. (Dita)



