Jumat, Mei 1, 2026
Google search engine
الرئيسيةCuplikan KotaMafia Migas Kuras Habis Pertalit Di SPBU 54.694.06 Pakadangan Tengah

Mafia Migas Kuras Habis Pertalit Di SPBU 54.694.06 Pakadangan Tengah

Informasi-Realita.net ,Sumenep – Saat awak media melakukan pemantuan terhadap SPBU nakal tak sengaja melintas di depan Pom SPBU 54.694.06 Pakandangan Tengah kec.Bluto kab.Sumenep.

Kami awak media melihat langsung pelayanan di SPBU tersebut dan waktu cek lokasi menemukan pegawai atau operator SPBU tersebut melayani pembelian BBM jenis pertalite memakai tempat/wadah ‘jurigen plastik’ dan tanpa menunjukan rekomendasi dari aparat desa setempat.

Saat kami konfirmasi langsung, saat itu petugas SPBU mengatakan tidak apa apa pakai jurigan plastik sudah biasa, mas ,” tuturnya.

Bahkan menurut salah satu petugas oprator yg bernama (Guruh) Mengatakan kalo rekom nya ada di petugas kepolisian (Polsek) setempat.

Selaku operator mengatakan kepada awak media bhayangkaran.co.id, ini juga sudah biasa SPBU 54.694.06 Bluto, Kabupaten Sumenep melayani pembelian BBM pakai jurigen plastik dan tanpa di sertai rekom sudah biasa di tempat ini.

Dengan Penemuan ini kami sebagai awak media sebagai kontrol sosial, agar supaya di tindak untuk memberikan evaluasi kepada Operator SPBU tersebut, dikarenakan “Pemerintah Pusat telah menerbitkan Sesuai Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2012 tentang harga jual eceran dan pengguna jenis BBM tertentu, tidak terkecuali larangan bagi SPBU tidak boleh melayani konsumen dengan menggunakan jerigen plastik dan tanpa rekom desa setempat.

Kami minta kepada pihak Aparat Penegak Hukum yang melanggar hukum terkait BBM dan Pertamina selaku pengawas yang ditunjuk Negara dalam pengelolaan serta suplay BBM agar bertindak tegas bagi terduga pelaku pelanggar aturan terkait BBM baik pihak SPBU maupun konsumen yang terkesan nakal.”

Dan di SPBU tersebut juga kami menemukan sebuah Bukti dugaan bahwa pemerintah desa sekitar tidak ada konfirmasi sehinga pembeli bisa bebas membeli BBM bersubsidi tanpa ada rekomendasi yang bisa di tunjukan ke pegawai oprator SPBU.

Yang menjadi pertanyaan bagi kami sebagai awak media, kenapa begitu berani nya SPBU 54.694.06 menjual BBM bersubsidi tanpa menunjukan rekom dari desa setempat.

Dan awak media sudah konfirmasi kepada pihak kepala/pengawas SPBU yang bernama Moh Syahrullah.

Apakah karena adanya Royalti fee yang menggiurkan antara pemerintah desa sekitar dengan pihak SPBU ataukah karena permainan ulah oknum antara pembeli dan pihak oknum karyawan operator SPBU.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!