Google search engine
Informasi-RealitaBeritaKarena Pemberitaan, PJ Kades Karang Penang Onjur Ancam Wartawan Radar Madura

Karena Pemberitaan, PJ Kades Karang Penang Onjur Ancam Wartawan Radar Madura

Informasi-Realita.Net, Sampang – Ancaman terhadap wartawan kembali terjadi, kali ini menimpa salah satu Wartawan Radar Madura. Dimana terkait pemberitaan, dirinya diancam melalui voice note WhatsApp oleh Marsuki selaku (Pj) Kepala Desa (Kades) Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang.

Menurut wartawan Radar Madura Ubaidillah saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa, dirinya diancam terkait pemberitaan proyek pembangunan lapangan futsal di Desa Karang Penang Onjur tahun anggaran 2023 yang belum sepenuhnya rampung.

“Iyaa benar, pada hari Jumat 24/01/2024 Pj Kades Karang penang Onjur, Sampang mengancam pada saya melalui pesan suara voice note lantaran tidak terima proyek lapangan futsal di desanya ditulis retak, padahal faktanya di lapangan memang retak”, balasnya.

Ubaidillah menambahkan. Menurutnya, PJ Kades Karang Penang Onjur meminta untuk tidak melanjutkan pemberitaan tersebut, dan menyalahkan pengambilan foto tanpa seizinnya.

“Bukan salah saya nanti kalau ada apa-apa. Karena Sampean meliput dan memfoto proyek lapangan futsal tanpa seizin saya katanya dan dia meminta tidak dilanjutkan. Serta mengancam dengan nada kalau ada apa apa jangan salahkan saya,” ujarnya menirukan voice note WhatsApp dari PJ Kades Karang Penang Onjur.

Sampai berita diturunkan saat dikonfirmasi PJ Kades Karang Penang Onjur Marsuki, melalui pesan singkat WhatsApp dengan nomer 08193738XXXX, belum ada balasan.

Perlu diketahui, Wartawan seseorang yang kegiatan sehari-harinya mencari informasi, mengumpulkan berita, menyusun berita dan secara teratur menulis laporan untuk dikirim atau dimuat di media massa. Dan sudah diatur dan dilindungi dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!