Kamis, Mei 14, 2026
Google search engine
الرئيسيةBeritaKetua Papeda Sebut Polres Sampang Kurang Transparan, Kasus Pupuk Subsidi Hilang Jejak

Ketua Papeda Sebut Polres Sampang Kurang Transparan, Kasus Pupuk Subsidi Hilang Jejak

Informasi-Realita.Net, Sampang, Jawa Timur – Sudah dua bulan lamanya kasus pupuk subsidi 9,8 ton yang melibatkan sopir truk bernama Mohammad Fathoni (21) tahun, warga Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, masih menjadi misteri.

Fathoni diamankan oleh polisi pada 3 April 2025, bersama truk yang membawa pupuk subsidi di Jalan Karang Penang, Kabupaten Sampang.

Menurut keterangan Kapolres Sampang AKBP Hartono sebelumnya saat jumpa pers menjelaskan. “Barang tersebut rencana akan dikirim dari Kabupaten Sampang menuju Kota Madiun Jawa Timur,” ujarnya.

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah siapa pemilik pupuk subsidi tersebut. Fathoni telah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi tidak ada tersangka lain yang ditetapkan sebagai pemilik barang.

“Kami merasa aneh karena tidak ada lagi penetapan tersangka baru selain pemilik kendaraan truk (Sopir),” ujar Badrus Sholeh Ruddin Ketua Lembaga Pemuda Peduli Desa (Papeda).

Wartawan mencoba konfirmasi kepada Kasi Humas Polres Sampang Ipda Gama Rizaldi, tetapi tidak ada jawaban yang memuaskan.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Ipda Gama Rizaldi.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas Polres Sampang dalam menangani kasus penyelundupan pupuk subsidi. Kasus ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang potensi penyalahgunaan pupuk subsidi yang dapat merugikan negara.

“Jika Fathoni hanya sopir, maka siapa pemilik pupuk subsidi tersebut?. Perlu ada transparansi dan kejelasan dalam menangani kasus ini” Tambah Badrus Sholeh Ruddin.

Badrus menambahkan. Polres Sampang perlu memberikan penjelasan yang memuaskan tentang kasus ini untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

“Kami berharap Polres Sampang dapat menangani kasus ini dengan profesional dan transparan,” ujar .

Kasus pupuk subsidi ini masih menjadi misteri dan menimbulkan banyak pertanyaan. Polres Sampang perlu memberikan jawaban yang memuaskan untuk mengakhiri kasus ini.



Wartawan: Rosi

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!