Informasi-Realita.net,Kediri – Setelah viralnya pemberitaan terkait maraknya praktik perjudian dadu di Kecamatan Plemahan, publik kembali dibuat heran dengan keterangan pihak kepolisian. Kapolsek Plemahan AKP Gatot menyampaikan bahwa pihaknya tidak dapat menemukan lokasi perjudian yang dimaksud, meskipun awak media telah memberikan alamat secara jelas.
Lebih mengherankan lagi, jarak antara Mapolsek Plemahan dengan lokasi perjudian tersebut hanya sekitar 5 kilometer. “Aneh sekali kalau dikatakan tidak tahu, padahal jaraknya sangat dekat,” ungkap salah satu awak media yang turut menyoroti kasus ini.
Tidak berhenti di situ, awak media bahkan menerima telepon langsung dari pihak yang diduga pemilik arena perjudian (H) . Dalam percakapan tersebut, pemilik perjudian menawarkan uang bensin sebesar Rp500 ribu, serta secara terbuka menyatakan bahwa praktik perjudian masih berjalan.
Keterangan yang kontradiktif antara pihak kepolisian dengan fakta di lapangan menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat. Apalagi, dengan jarak lokasi yang begitu dekat, seharusnya aparat kepolisian lebih mudah melakukan penindakan.
Masyarakat pun berharap ada langkah tegas dari pihak kepolisian, bukan sekadar pernyataan yang dianggap tidak masuk akal. Pasalnya, jika praktik perjudian ini dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan sosial di wilayah Kecamatan Plemahan.



