Informasi-Realita.net, BLITAR || Suasana Hall Kampung Coklat, Kamis (18/9), tampak lebih ramai dari biasanya. Kursi-kursi yang tertata rapi dipenuhi oleh para kepala desa, perangkat desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 14 desa di Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.
Mereka hadir untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan dan Pengawasan Keuangan Desa. Diantara peserta, terlihat Kepala Desa Bendosari, Sunarko, yang dengan penuh perhatian mendengarkan materi.
Ia menyadari betul, dana desa yang jumlahnya tidak sedikit memerlukan pengelolaan yang cermat dan transparan.
“Bimtek ini bukan sekadar formalitas. Ini bekal penting bagi kami agar pengelolaan keuangan di desa lebih terarah, akuntabel, dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ungkap Sunarko, saat ditemui di kantornya pada Rabu (01/10).
Menurutnya, pengelolaan dana desa ibarat memegang pisau bermata dua. Di satu sisi, dana tersebut bisa menjadi sarana untuk mendorong pembangunan desa yang lebih maju.
Namun, di sisi lain, tanpa pemahaman yang benar, dana desa bisa menjerumuskan perangkat desa pada kesalahan administrasi bahkan masalah hukum.
Melalui kegiatan ini, aparatur desa tidak hanya dibekali pengetahuan teknis, tetapi juga diajak memahami pentingnya pengawasan. Peran BPD pun ditekankan sebagai mitra strategis dalam menjaga transparansi.
“Masyarakat tentu berharap dana desa benar-benar digunakan untuk kepentingan bersama. Di sinilah pentingnya keterlibatan BPD dalam mengawal jalannya pembangunan,” tambahnya.
Bimtek yang berlangsung sehari penuh itu bukan hanya memberi materi, tetapi juga membuka ruang diskusi bagi para peserta. Setiap desa memiliki pengalaman berbeda dalam mengelola dana desa, dan forum ini menjadi wadah berbagi solusi.
Di akhir acara, suasana hangat tercipta saat para kepala desa saling bertegur sapa, berbagi cerita, dan memperkuat komitmen untuk membangun desa dengan tata kelola yang lebih baik.
Dari Kampung Coklat, semangat membangun desa dengan keuangan yang transparan pun kembali dibawa pulang ke Bendosari dan desa-desa lainnya. (Anto)



