Jumat, April 17, 2026
Google search engine
الرئيسيةOrganisasiJawara Bersatu Kecam Akun TikTok “Penyamaran Sang Pendosa” yang Diduga Gunakan Penyamaran...

Jawara Bersatu Kecam Akun TikTok “Penyamaran Sang Pendosa” yang Diduga Gunakan Penyamaran untuk Sebar Narasi Menyesatkan

Informasi-Realita.Net,Surabaya 9 November 2025 — Organisasi masyarakat Jawara Bersatu mengecam keras tindakan akun TikTok bernama “Penyamaran Sang Pendosa” yang diduga menggunakan penyamaran identitas untuk menyebarkan opini dan narasi menyesatkan terhadap Pembina Jawara Bersatu H. Hasan.

Konten yang diunggah pada Minggu sore itu dinilai sarat provokasi karena menyudutkan pihak tertentu tanpa dasar fakta maupun klarifikasi. Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu keresahan di kalangan anggota ormas serta masyarakat luas.

Ketua DPC Jawara Bersatu Surabaya, Suhaili, menegaskan bahwa tindakan akun Sang Pendosa merupakan bentuk penyalahgunaan media sosial yang dapat memecah belah umat.

“Akun itu menggunakan nama samaran dan menyebarkan opini sepihak tanpa verifikasi. Ini jelas upaya provokasi yang bisa menimbulkan perpecahan,” ujar Suhaili Minggu malam (9/11).

Menurut Suhaili, pihaknya kini tengah berkoordinasi untuk menempuh langkah hukum terhadap pemilik akun tersebut agar kasus serupa tidak terulang kembali.

“Kami tidak akan tinggal diam. Tindakan seperti ini harus dipertanggungjawabkan secara hukum. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi di dunia maya,” tambahnya.

Sementara itu, Pembina Jawara Bersatu, H. Hasan, turut angkat bicara dan menegaskan bahwa dirinya tidak akan terpancing oleh fitnah maupun opini yang dibuat untuk menjatuhkan nama baiknya.

“Saya serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum untuk menindak tegas siapa pun yang membuat fitnah dan adu domba. Kami tetap fokus menjaga persatuan, bukan memperkeruh suasana,” kata H. Hasan.

Jawara Bersatu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga persaudaraan, persatuan, dan kedamaian, serta menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi merusak keharmonisan antarumat.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!