Kamis, Juni 25, 2026
spot_img
Informasi-RealitaCuplikan KotaPenyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi 2026

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi 2026

Informasi-Realita.net,Banyuwangi – Menjelang libur panjang Maret 2026, layanan penyeberangan di lintas Pelabuhan Ketapang – Pelabuhan Gilimanuk akan mengalami penyesuaian operasional. Penyeberangan tersebut akan ditutup sementara selama tiga hari pada periode mudik Lebaran yang bertepatan dengan peringatan Hari Raya Nyepi.

Dikutip dari akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (@djplkemenhub151), tidak akan ada layanan penyeberangan pada 18, 19, dan 20 Maret 2026 di lintas Ketapang–Gilimanuk.

Kebijakan ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pengaturan lalu lintas jalan serta penyeberangan selama masa arus mudik dan arus balik angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah yang bertepatan dengan Idul Fitri.

Jadwal Penutupan Pelabuhan Periode Nyepi dan Lebaran 2026

Sejumlah pelabuhan akan menghentikan sementara kegiatan operasionalnya untuk menyesuaikan pelaksanaan hari raya serta memastikan kelancaran dan keamanan aktivitas transportasi laut.

1. Pelabuhan Ketapang

Pelabuhan yang berada di Banyuwangi, Jawa Timur ini akan ditutup sementara mulai **Rabu, 18 Maret 2026 pukul 17.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WIB.

2. Pelabuhan Gilimanuk

Pelabuhan penghubung Jawa–Bali ini akan ditutup mulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 05.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA.

3. Pelabuhan Lembar

Pelabuhan di Lombok Barat yang melayani penyeberangan menuju **Pelabuhan Padang Bai** ini akan ditutup sementara mulai **Rabu, 18 Maret 2026 pukul 21.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 01.30 WITA**.

4. Pelabuhan Padang Bai

Sebagai jalur laut penghubung Bali–Lombok, pelabuhan ini akan menghentikan operasional mulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 04.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 11.30 WITA.

Dalam keterangannya, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan jadwal perjalanan karena penutupan pelabuhan terjadi berdekatan dengan puncak arus mudik.

Meski demikian, lokasi parkir dan kantong parkir bagi kendaraan telah dipetakan. Pengguna jasa diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan menghindari keberangkatan mendekati waktu penutupan pelabuhan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Divisi Humas Polri, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua periode. Prediksi tersebut didasarkan pada survei Direktorat Lalu Lintas bersama Kementerian Perhubungan serta perbandingan data jumlah pemudik pada 2025.

Puncak arus mudik pertama diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026, sedangkan gelombang kedua pada 18–19 Maret 2026 Gelombang kedua diprediksi terjadi setelah pemerintah menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16–17 Maret 2026.

Polri juga mengantisipasi pengaturan lalu lintas menuju Bali karena perayaan Nyepi bertepatan dengan periode Lebaran, sehingga diperlukan pembatasan penyeberangan dari Jawa Timur menuju Bali.

Adapun puncak arus balik Lebaran diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026. Jika diperlukan, Polri akan melanjutkan pengamanan melalui operasi lanjutan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan.

 

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!