Sabtu, Mei 2, 2026
Google search engine
الرئيسيةCuplikan KotaPemudik Sepeda Motor Melonjak, ASDP Maksimalkan Kapal Feri di Ketapang-Gilimanuk

Pemudik Sepeda Motor Melonjak, ASDP Maksimalkan Kapal Feri di Ketapang-Gilimanuk

Informasi-Realita.net,Banyuwangi – lonjakan pemudik sepeda motor pada arus balik Lebaran 2026 di penyeberangan Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk mengalami peningkatan signifikan.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, menyampaikan bahwa lonjakan penumpang sepeda motor pada hari tersebut sangat tinggi. Untuk mengatasi kondisi ini, pihaknya memaksimalkan operasional kapal feri dengan memprioritaskan pengangkutan sepeda motor menuju Bali.

Menurutnya, pemudik sepeda motor menjadi prioritas utama dalam arus balik, diikuti oleh bus penumpang dan kendaraan roda empat (mobil pribadi). Strategi ini diterapkan guna mengurai antrean kendaraan di area parkir pelabuhan, jalur dermaga, hingga jalan arteri di depan pintu masuk pelabuhan.

ASDP juga terus berupaya mempercepat pergerakan kendaraan penumpang agar segera masuk ke pelabuhan dan menyeberang. Sementara itu, antrean truk logistik yang sempat terjadi sejak Minggu pagi telah berangsur terurai.

Yossianis menjelaskan bahwa antrean truk tersebut merupakan bagian dari sistem penundaan (delaying system) yang diterapkan di buffer zone. Sistem ini bertujuan untuk mengatur arus kendaraan logistik tanpa mengganggu kelancaran kendaraan penumpang.

Pada sore hari, antrean kendaraan masih terlihat, namun panjangnya telah berkurang dari sebelumnya mencapai sekitar 4 kilometer menjadi sekitar 2 kilometer.

Ia juga mengimbau para sopir truk untuk bersabar, karena ASDP telah menyediakan buffer zone sebagai tempat singgah sementara. Pemuatan kendaraan truk akan dilakukan secara bertahap setelah kendaraan penumpang terlayani.

Dalam menghadapi puncak arus balik H+7 Lebaran 2026, ASDP mengoperasikan sebanyak 32 kapal feri di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Dari jumlah tersebut, 18 kapal menerapkan skema tiba bongkar berangkat (TBB) untuk mempercepat proses bongkar muat.

Skema TBB diterapkan di beberapa dermaga, antara lain Dermaga MB-IV dengan empat kapal, Dermaga LCM dengan 11 kapal, dan Dermaga Bulusan dengan tiga kapal.

Berdasarkan pantauan di lapangan, hingga Minggu sore, arus kedatangan pemudik yang menggunakan sepeda motor, mobil pribadi, maupun bus penumpang masih terus berdatangan di Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang ke Bali

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!