Kamis, April 30, 2026
Google search engine
الرئيسيةCuplikan KotaApel Sabuk Kamtibmas 2026, Polda Jatim Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat dalam...

Apel Sabuk Kamtibmas 2026, Polda Jatim Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat dalam Program “Jogo Jatim”

Informasi-Realita.net,Surabaya — Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur mendelegasikan pelaksanaan Apel Sabuk Kamtibmas Polda Jatim Tahun 2026 kepada Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., yang memimpin langsung kegiatan tersebut bersama para Pejabat Utama (PJU) di Lapangan Apel Mapolda Jatim.

Apel yang digelar secara serentak di seluruh jajaran Polda Jawa Timur ini melibatkan kekuatan besar, dengan total personel mencapai 186.784 orang di seluruh wilayah Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.980 personel hadir langsung mengikuti apel di Mapolda Jatim sebagai pusat kegiatan.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan unsur kepolisian, tetapi juga menggandeng berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan. Di antaranya hadir perwakilan dari PSHT, IKSPI, PSHW, Banser, Kokam, Pemuda Pancasila, Madas, komunitas Flores, ojek online, serta berbagai kelompok masyarakat lainnya. Kehadiran lintas elemen ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Apel Sabuk Kamtibmas merupakan bagian dari implementasi program “Jogo Jatim”, yang menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Dalam pelaksanaannya, Sabuk Kamtibmas memiliki peran strategis, baik dalam pengamanan markas komando secara statis maupun dalam mengantisipasi potensi aksi unjuk rasa yang bersifat dinamis, khususnya yang berpotensi anarkis.

Dalam arahannya, Wakapolda Jawa Timur menekankan lima poin atensi utama sebagai pedoman bersama. Pertama, pentingnya deteksi dini untuk memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan. Kedua, peningkatan sinergi lintas sektoral dengan menghilangkan ego sektoral dan mengedepankan koordinasi yang efektif.

Selanjutnya, ia menekankan optimalisasi peran masyarakat sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan wilayah. Selain itu, kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana dan krisis seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bencana alam, hingga potensi krisis sosial juga menjadi perhatian penting.

Terakhir, Wakapolda menegaskan komitmen bersama dalam mengawal proses demokrasi agar tetap berjalan secara sehat, damai, dan bebas dari provokasi yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat, demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Jawa Timur.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!