Google search engine
Google search engine
Informasi-RealitaBeritaTA BBWS Brantas Janji Turun Cek Lokasi, Dugaan Pelanggaran Juknis Proyek P3A...

TA BBWS Brantas Janji Turun Cek Lokasi, Dugaan Pelanggaran Juknis Proyek P3A Mega Jaya Kian Jadi Sorotan

Informasi-Realita.Net | SAMPANG – Dugaan pelanggaran petunjuk teknis (juknis) pada proyek pembangunan saluran tersier Program P3A Mega Jaya di Jalan Delima, Kampung Pandiyen, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, terus menjadi perhatian. Setelah temuan di lapangan mencuat, Tenaga Ahli (TA) BBWS Brantas Surabaya akhirnya angkat bicara.

Saat dikonfirmasi wartawan Informasi-Realita.Net melalui pesan WhatsApp, TA BBWS Brantas bernama Roif memberikan tanggapan singkat.
“Ya sudah, kan sudah dinaikkan. Saya akan turun dan kroscek ke lokasi,” balas Roif.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pihak BBWS Brantas akan melakukan pengecekan langsung terhadap pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan petunjuk teknis.

Sebelumnya, proyek tersebut disorot karena diduga dikerjakan tanpa galian pondasi, padahal pekerjaan pondasi merupakan salah satu bagian penting dalam konstruksi saluran agar memiliki kekuatan dan daya tahan sesuai spesifikasi teknis.

Selain kualitas pekerjaan, publik juga mempertanyakan efektivitas pengawasan oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM). Sebagai pendamping teknis, TPM semestinya mengawasi setiap tahapan pekerjaan agar sesuai dengan gambar kerja dan juknis yang telah ditetapkan.

Muncul pula pertanyaan apakah dugaan penyimpangan tersebut luput dari pengawasan atau justru baru diketahui setelah menjadi sorotan publik.

Kini perhatian tertuju pada hasil pemeriksaan yang akan dilakukan TA BBWS Brantas. Jika nantinya ditemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi maupun pelanggaran juknis, masyarakat berharap ada tindakan tegas, mulai dari perbaikan pekerjaan hingga evaluasi terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua Kelompok P3A Mega Jaya maupun TPM pendamping belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pekerjaan yang disebut tidak sesuai petunjuk teknis.

Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi dari seluruh pihak terkait sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!