INFORMASI-REALITA.NET,KEDIRI – Perjalanan karier Harisun di Perum BULOG menjadi gambaran tentang proses panjang dalam dunia kerja. Mengawali perjalanan sebagai tenaga kontrak, office boy (OB), dan petugas keamanan atau satpam, ia kemudian memperoleh kesempatan mengikuti perekrutan melalui jalur sarjana (S1) hingga dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Pemimpin Cabang Perum BULOG Kediri.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada redaksi, Harisun pernah menjalani masa kerja sebagai tenaga kontrak selama satu tahun, kemudian bekerja sebagai OB dan satpam selama kurang lebih tujuh tahun. Setelah melewati masa tersebut, ia melanjutkan perjalanan profesionalnya melalui jalur perekrutan sarjana di Perum BULOG.
“Bagi saya, setiap pekerjaan memiliki nilai dan tanggung jawabnya masing-masing. Tidak ada pekerjaan yang harus dipandang sebelah mata. Yang terpenting adalah menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, menjaga kedisiplinan dan kejujuran, serta terus belajar untuk menjadi lebih baik,” ujar Harisun.
Menapaki Karier Lintas Wilayah
Harisun lahir di Banyuwangi pada 1 Juli 1973. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi pada 2006. Berdasarkan dokumen Sistem Informasi SDM Perum BULOG, perjalanan jabatannya tercatat sejak 1 Januari 2008 sebagai staf GSP Lamajakka di Subdivre Parepare, Sulawesi Selatan.
Kariernya berkembang melalui sejumlah posisi, mulai dari Pjs. Kepala UPGB Lamajakka pada 2010, Kepala UPGB pada 2011, hingga Manajer UB-PGB Lamajakka di Regional VII Makassar pada 2012.
Pada 2015, Harisun bertugas di Banyuwangi sebagai staf, kemudian dipercaya menjadi Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Usaha pada 2016. Ia selanjutnya menjabat Kepala Seksi Komersial dan Kepala Seksi Komersial dan Pengembangan Bisnis di Bondowoso.
Perjalanan kariernya berlanjut ke Nusa Tenggara Barat. Pada 2018, ia tercatat sebagai Regional Manager UB-JASTASMA, kemudian menjabat Kepala Subdivre Bima pada 2019 dan Kepala Subdivre Lombok Timur pada tahun yang sama. Pada Februari 2020, ia dipercaya menjadi Pemimpin Cabang Kantor Cabang Lombok Timur.
Penugasan sebagai pemimpin cabang kemudian berlanjut di Makassar pada November 2020 dan Banyuwangi pada Juli 2022. Setelah kembali tercatat bertugas di Banyuwangi pada Januari 2024, Harisun mendapat penugasan sebagai Manajer Pengadaan Kanwil Jawa Timur pada Mei 2024, sebelum menjadi Pemimpin Cabang Madiun pada Juli 2024.
Puncak riwayat penugasan yang tercantum dalam dokumen tersebut adalah jabatan Pemimpin Cabang Kantor Cabang Kediri, Kanwil Jawa Timur, dengan terhitung mulai tanggal (TMT) 8 April 2025.
Pengalaman lintas wilayah tersebut mencakup bidang operasional, pengembangan usaha, komersial, pengadaan, dan kepemimpinan unit kerja. Menurut Harisun, pengalaman bertugas di berbagai daerah memberikan pelajaran penting dalam menjalankan tanggung jawab.
“Bertugas di berbagai daerah memberikan banyak pengalaman dan pelajaran. Setiap wilayah memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri. Karena itu, kita perlu terus beradaptasi, membangun komunikasi yang baik, dan menjaga kerja sama agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Pendidikan dan Pengembangan Kompetensi
Selain pendidikan sarjana, dokumen yang tersedia mencatat Harisun mengikuti berbagai pelatihan profesional, antara lain integrasi UPGB dengan farm dan pengenalan alat mesin pertanian, diklat operasional Perum BULOG, Sales & Marketing Basic, manajemen risiko, Customer Relationship Management (CRM), penguatan karakter, serta komunikasi dan kolaborasi digital.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kompetensi yang dijalaninya selama berkarier. Namun, capaian spesifik dari masing-masing penugasan masih memerlukan data dan keterangan tambahan agar dapat disampaikan secara akurat.
Amanah Jabatan dan Kerja Sama
Sebagai Pemimpin Cabang Perum BULOG Kediri, Harisun mengemban tanggung jawab dalam pelaksanaan operasional perusahaan di wilayah kerjanya. Pengalaman yang diperoleh selama bertugas di berbagai daerah menjadi bagian dari rekam jejak profesionalnya.
“Amanah jabatan bukan sekadar tentang posisi, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan sebaik mungkin. Pengalaman yang saya peroleh selama bertugas di berbagai daerah menjadi bekal untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan memberikan kontribusi bagi perusahaan,” kata Harisun.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan tugas organisasi.
“Tidak ada keberhasilan yang dicapai hanya oleh satu orang. Diperlukan kerja sama seluruh tim, komitmen, komunikasi yang baik, dan tanggung jawab bersama agar setiap tugas dapat dilaksanakan dengan baik,” lanjutnya.
Dalam konteks tugas Perum BULOG, pelaksanaan operasional di tingkat cabang merupakan bagian dari upaya perusahaan menjalankan mandatnya di sektor pangan. Karena itu, program kerja, realisasi kegiatan, dan capaian di wilayah Kediri menjadi aspek penting untuk melihat kontribusi kepemimpinan secara konkret.
Perjalanan yang Menjadi Catatan Karier
Perjalanan Harisun dari pekerjaan awal sebagai tenaga kontrak, OB, dan satpam hingga menjadi Pemimpin Cabang Perum BULOG Kediri memperlihatkan proses panjang dalam membangun karier. Rekam jejaknya mencakup berbagai bidang pekerjaan dan penugasan di Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, serta Jawa Timur.
“Bagi saya, perjalanan ini menjadi pengingat untuk tidak berhenti belajar dan terus memperbaiki diri. Kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan tanggung jawab dan kerja nyata. Saya ingin setiap pengalaman yang diperoleh menjadi bekal untuk menjalankan tugas dengan lebih baik,” ujarnya.
Kini, penugasan di Kediri menjadi babak lanjutan dalam perjalanan profesional Harisun. Pada akhirnya, perjalanan karier tidak hanya dinilai dari perubahan jabatan, tetapi juga dari integritas, tanggung jawab, serta kontribusi nyata yang dapat dipertanggungjawabkan kepada perusahaan dan masyarakat.


