Google search engine
Google search engine
Informasi-RealitaCuplikan KotaKapolrestabes Surabaya Ungkap Alasan Mutasi Tujuh Anggota Satresnarkoba, Diduga Langgar SOP

Kapolrestabes Surabaya Ungkap Alasan Mutasi Tujuh Anggota Satresnarkoba, Diduga Langgar SOP

INFORMASI-REALITA.NET,SURABAYA -Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan akhirnya angkat bicara terkait mutasi tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) ke sejumlah jajaran Polsek setelah pengungkapan kasus pesta narkoba yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra.

Luthfie menjelaskan, mutasi tersebut dilakukan menyusul adanya dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) yang diduga dilakukan oleh ketujuh anggota tersebut.

Meski demikian, ia belum merinci secara terbuka bentuk pelanggaran prosedur yang dimaksud, termasuk apakah dugaan tersebut berkaitan langsung dengan penanganan perkara narkoba yang melibatkan tiga anggota DPRD.

“Mutasi di jajaran Polrestabes Surabaya, dan terkait dengan tujuh anggota Satnarkoba yang memang terkena mutasi, itu memang saat ini diduga ada dugaan pelanggaran terhadap SOP,” ujar Luthfie di Mapolrestabes Surabaya, Senin (2/11/2026).

Saat ini, ketujuh anggota tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Timur. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan kesalahan prosedur dalam pelaksanaan tugas.

Mutasi tujuh anggota tersebut tertuang dalam surat telegram nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober 2026 yang ditandatangani Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan.

Sejumlah personel yang mengalami pergeseran jabatan berasal dari berbagai tingkatan, mulai perwira hingga bintara.

Salah satunya Iptu Kevin Asshabul Kahfi, yang sebelumnya menjabat Kanit 1 dan kini dipindahkan menjadi Kanit Reskrim Polsek Gubeng.

Selain itu, Iptu Aan Dwi Satriyo Yudho yang sebelumnya menjabat Kasubnit 1 Unit 1 dipindahkan menjadi Ps Kaur Subbagbin SDM Polrestabes Surabaya.

Pemeriksaan oleh Bidpropam Polda Jatim tersebut menjadi bagian dari proses pendalaman untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran disiplin maupun prosedur dalam penanganan perkara.

Hingga kini, hasil pemeriksaan terhadap ketujuh personel tersebut masih menunggu proses lebih lanjut.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!