Informasi-realita.net,Surabaya,Masa istirahat dewan yang biasa disebut reses kembali diadakan. Agenda kali ini adalah masa reses tahun sidang keempat, masa persidangan ketiga tahun anggaran 2023.
Kegiatan Jalin Asmara tersebut di adakan di Balai Rw 012 Jalan Putat Jaya 3C Timur, Kelurahan Putat Kecamatan Sawahan pukul 19.00 wib.
Di awal sambutan’nya, Dyah Katarina menyampaikan ucapan puji syukur atas nikmatnya, “Alhamdulillah 🙏 hari ini adalah hari ke empat kegiatan Reses untuk Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) ini digelar dan bertempat di wilayah kelurahan Putat Surabaya, dengan antusiasmenya menyambut saya, “sapanya.
Dan juga tak lupa dalam suasana lebaran saya mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin,saya mewakili warga atau masyarakat menyampaikan aspirasi panjenengan ke sidang rapat paripurna nantinya,saya bantu untuk mendorong permasalahan yang ada di tengah masyarakat.
Kegiatan Reses tersebut dihadiri warga dan perwakilan ketua RT 001-006 RW 012,diawal sambutan nya ketua RW 012 mengatahkan, disini warga saya kebanyakan sudah melakukan pelatihan pelatihan, tapi saya bertanya pada ibu tindak lanjut dari tersebut bagaimana, banyak juga warga saya yang menganggur dan perlu dibantu lapangan pekerjaan,mengingat wilayah kami adalah wilayah berdampak lokalisasi dolly bu,mungkin adanya bu dyah reses disini dapat membantu mewakili warga menyampaikan ke Pemerintah Kota Surabaya,tandasnya.

Saya disini menagih janji dari pemerintah kota untuk mensejahterahkan warga yang berdampak Lokalisasi dolly Belum optimalnya pemberdayaan UMKM dan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menghidupkan perekonomian masyarakat terdampak.
Sewindu sudah bisnis prostitusi yang konon terbesar terbesar di Asia Tenggara ini, ditutup Tri Rismaharini mantan Wali Kota Surabaya pada Juni 2014,celetuk salah satu warga
Berkurangnya perhatian Pemkot Surabaya dalam melakukan pendampingan UMKM menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Risma.
Dia juga menyayangkan sebanyak 24 aset dari 32 aset bangunan rumah bekas lokalisasi yang telah dibeli Pemkot Surabaya di sekitar area Dolly saat ini tutup dan mangkrak, belum difungsikan secara produktif.
Sekedar informasi dari kami bu aset yang sudah difungsikan mencakup Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mampu Jaya eks Wisma Barbara, Pasar Burung dan Akik, beberapa lapangan futsal, Sentra Batik, Sentra Wisata Kuliner (sebelumnya 2 Wisma digabung menjadi satu). Sementara Wisma Dondong yang sempat digunakan untuk memproduksi sepatu saat ini vakum sementara,ungkapnya.
Disini kita juga mengadakan pelatihan Komputer setiap hari selasa bu,
dengan segala keterbatasan fasilitas yang ada,saya meminta ibu dewan meenyampaikan ke Pemkot bisa mefasilitasi RW 012 ini dengan komputer yang canggih agar pelatihan tersebut bisa berjalan dengan baik,celetuk Karang Taruna RW 012.
Saya mewakili warga saya menagih janji Pemerintah Kota Surabaya yang 8 tahun lalu menjanjikan kesejahteraan masyarakat eks dolly dan sampai saat ini belum ada yang terwujud,celetuk ketua RT 006.
Semua Informasi yang ada nanti akan saya sampaikan pada saat sidang paripurna nanti nya,dan untuk permintaan komputer untuk pelatihan monggo langsung saja bikin proposal nanti saya sampaikan juga ke Pemkot, jika ada permasalahan permasalahan lagi langsung bisa wa saya, jangan lupa catat no saya,tuturnya sembari menutup reses. (dita)



