Sabtu, Mei 2, 2026
Google search engine
الرئيسيةBeritaPC PMII Tuban Megecam Rusaknya Jalan Bulu-Jatirogo

PC PMII Tuban Megecam Rusaknya Jalan Bulu-Jatirogo

Informasi-realita.net, Tuban , kondisi jalan raya bulu-jatirogo kabupaten Tuban rusak parah,ketum PC PMII beserta ketua bidang advokasi Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tuban Abid Rohman kecam pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Tuban Jawa Timur.(23/052023)

Pasalnya,jalan raya bulu-jatirogo rusak sudah sejak lama yang di duga di lewati truk tambang namun hingga sejauh ini minim di perhatikan oleh Pemda setempat.

Ironisnya Pernyataan dan realita lapangan ini sangat bertolak belakang dengan data LKPj Bupati Tuban Tahun anggaran 2022 yang mencantumkan bahwa kegiatan penyelenggaraan Jalan kabupaten Tuban sudah terealisasi 81,14% dengan anggaran Rp 145.654.933.916. dengan laporan sub kegiatan pemeliharaan rutin jalan 93,32% anggaran yang terealisasi Rp 26.146.835.304.

Sungguh ironis dengan anggaran sebesar itu tidak ada perawatan jalan yang bisa di rasakan oleh masyarakat di daerah Jatiroto Bulu,Sedangkan, Menurut ervan bayu setyawan selaku sopir truck pengangkut pasir disalah satu pertambangan di desa ngepon kecamatan jatirogo kabupaten tuban, ” di desa ngepon tidak ada jalan khusus untuk truck tambang pasir, namun di dusun pule desa ngepon ada sedikit jalan khusus untuk truck tambang pasir, Namun harus izin Ketua RT setempat dengan catatan, truck pengangkut pasir memberikan sedikit finansial dan juga membersihkan jalan yang dilalui truck tambang pasir akibat bercecernya pasir yang diangkut oleh truck tambang pasir, Karena Tambang pasir yang di duga ilegal dan tidak berizin enggan membersihkan pasir yang tercecer di jalan”

Lanjut Ervan “Apabila ada operasi terkait izin pertambangan, pihak tambang pasir yang di duga ilegal menyembunyikan alat beratnya. Bahkan Ervan Bayu Setyawan selaku sopir truck pengangkut pasir pernah mengalami kejadian operasi tambang dari polda, Namun beliau berhasil melarikan diri, Namun Beliau enggan menyalakan lalu lalang pertambangan dalam rusakanya jalan raya bulu – jatirogo rusak karena faktor cuaca dan memang sudah lama jalan tersebut tidak diperbaiki” ungkapnya

Informasi juga di dapatkan dari pak Mansur Kases Desa Ngepon Jatirogo Tuban,

“jalan bulu-jatirogo terakhir dipebaiki di era kepempimpinan bupati heni, kemungkinan rusaknya karena faktor cuaca dan bahan materialnya kurang bagus”

stetment Bapak Mansur kepala Desa Ngepon Kecamatan jatirogo saat didatangi Tim Advokasi PC PMII Tuban.Beliau juga menambahi, tidak adanya selokan dibahu jalan menambah rusaknya jalan, karena saat hujan air menggenang diatas aspal,Pak kades mansur membantah, adanya kerusakan jalan karena lalu lalang truck tambang.

“diperbandingkan dengan jalan pantura yang setiap hari dilewati ribuan kendaraan bermuatan berat masih tetap kuat, berarti tidak lain jalan raya ngepon rusak karena faktor bahan bakunya yang kurang baik” tutur pak kades.

Lanjut pak kades “Justru pertambangan yang ada diarea ini menjadi lumbung perekonomian masyarakat ” imbuh pak kades,Pak kades juga menyalakan adanya penyempitan jalan karena adanya portal yang di pasang saat bulan puasa kemarin, yang semestinya 1 tronton bisa memuat sekitar 4 drum truck pasir kini tidak bisa masuk, sehingga banyak truck yang sekarang lalu Lalang dan malah menambah rusaknya jalan”

Informasi terakhir di dapatkan dari Pak Basuki sekcam Jatirogo dan Bu Maya Kasi PMD Jatirogo.Rusaknya Jalan Bulu – Jatirogo, berdasarkan keterangan pak Basuki Sekcam Jatirogo akan di perbaiki Tahun 2023 ini yang dianggarkan kurang lebih 15 Milyar, hal inidisampaikan Bupati Tuban Lindra dalam acara halal bihalal bersama jajaran pegawai kecamatan Jatirogo. Namun, ironisnya tidak ada kepastian terkait waktu tersebut. Bu Maya Kasi PMD kecamatan Jatirogo juga ikut memberikan keterangan, bahwa rusaknya Jalan Bulu – Jatirogo disebabkan oleh truk tambang pasir dan batu putih. Bagaimana tidak rusak jika dalam satu hari saja, jalan tersebut bisa dilewati 600 truk besar.

Selain itu, Bu Maya juga menyampaikan bahwa jalan\ tersebut pernah di perbaiki, namun sayangnya hanya tambal sulam dari Dinas PUPR, yang mana hal itu sangat sia-sia karena hanya bertahan sebentar dan membuang anggaran daerah saja. Advokasi di Kecamatan Jatirogo dihadiri oleh pak Basuki sebagaisekertaris camat, Bu Maya Sebagai Kasi PMD kecamatan Jatirogo, Ketua UmumCabang PMII Tuban Abid Arrohman, Ketua 2 PC PMII Tuban Zainul Sayafi’i, Seketaris PC PMII Tuban A Agil Siroj.

Dengan adanya temuan ini, kami Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia menunggu respon dan klarifikasi dari Dinas PUPR PRKP Kabupaten Tuban, dengan jangka waktu maksimal 3 kali 24 jam. Dan apabila tidak ada respon dari dinas terkait kami akan melakukan aksi turun jalan ataupun gerakan lainnya untuk menuntut tanggungjawab Dinas PUPR PRKP Kabupaten Tuban.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!