Informasi-Realita.net,Ponorogo – Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program pemerintah terkait Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, Polres Ponorogo tengah membangun tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di tiga wilayah, yakni Kecamatan Sampung, Kecamatan Siman, dan Kelurahan Purbosuman.
Langkah ini menjadi bagian dari sinergi nasional Polri untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi bagi warga yang membutuhkan.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menjelaskan bahwa pembangunan ketiga dapur tersebut telah dimulai beberapa waktu lalu dan kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Dapur di Kecamatan Sampung bahkan ditargetkan beroperasi penuh pada akhir bulan depan.
“Dapur di Sampung tinggal tahap finishing, dan nanti bisa melayani antara 3.500 hingga 4.000 penerima manfaat,” ujar AKBP Andin, Selasa (28/10/2025).
Sementara itu, dua dapur lainnya di Kelurahan Purbosuman dan Kecamatan Siman juga sedang dalam proses akhir pembangunan dan direncanakan mulai beroperasi bulan depan. Saat ini, ketiganya masih menunggu penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo.
“Walaupun kami di Polri sudah memiliki standar keamanan pangan sendiri, kami tetap harus memenuhi ketentuan SLHS, mulai dari kebersihan lantai, dapur, hingga sistem pembuangan air limbah. Semua harus sesuai dengan standar kesehatan,” jelas Kapolres.
Sebelum seluruh menu makanan dikirimkan kepada penerima manfaat program, Polres Ponorogo juga memastikan dilakukan uji keamanan pangan (security food check). Pemeriksaan ini melibatkan petugas dari Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan bahwa seluruh hidangan yang disajikan sehat, higienis, dan aman dikonsumsi.
“Tim Dinkes sudah melakukan pemeriksaan langsung di lokasi dapur kami. Hasilnya cukup baik, tinggal menunggu sertifikat laik higiene resmi diterbitkan,” ungkap AKBP Andin.
Kapolres menambahkan, program pembangunan dapur SPPG merupakan bagian dari inisiatif nasional Polri yang menargetkan berdirinya 1.500 dapur SPPG di seluruh Indonesia. Setiap Polres atau Polresta diharapkan dapat membangun tiga hingga empat titik dapur baru di wilayah hukumnya.
“Untuk Ponorogo, kami memilih tiga lokasi di Sampung, Siman, dan Purbosuman karena daerah tersebut belum sepenuhnya ter-cover oleh program MBG. Dengan adanya SPPG ini, kami berharap bantuan gizi bisa tersebar merata ke seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya.
Program dapur SPPG ini tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga mengutamakan aspek pemberdayaan masyarakat lokal. Dalam operasionalnya, dapur tersebut melibatkan unsur masyarakat setempat, mulai dari tenaga masak, pengemasan, hingga distribusi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan dampak ekonomi positif sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
Selain itu, Polres Ponorogo juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, perangkat desa, serta lembaga pendidikan untuk menentukan sasaran penerima manfaat yang tepat, terutama dari kalangan pelajar, lansia, dan warga prasejahtera.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap porsi makanan bergizi yang keluar dari dapur Polri benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tegas AKBP Andin.
Pembangunan dapur SPPG ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), di mana kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir aktif mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dengan langkah konkret tersebut, Polres Ponorogo berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan, memperbaiki pola konsumsi masyarakat, serta membangun generasi yang lebih sehat dan produktif di masa depan



