Informasi-Realita.net,Probolinggo – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur berhasil menggagalkan upaya pencurian mobil di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro), tepatnya di KM 838 B. Keberhasilan tersebut berkat kesigapan personel Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim IV Sat PJR Ditlantas Polda Jatim saat melaksanakan patroli rutin.
Peristiwa tersebut terjadi ketika petugas mendapati sebuah kendaraan yang mencurigakan di jalur tol. Setelah dilakukan pemeriksaan di lapangan, diketahui kendaraan tersebut merupakan hasil upaya pencurian. Dengan respons cepat dan tindakan terukur, petugas langsung mengamankan kendaraan guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di jalan tol.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Jawa Timur, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas patroli serta pengawasan di wilayah hukum Polda Jawa Timur.
“Personel Jatim IV Sat PJR selalu kami tekankan untuk waspada terhadap segala bentuk potensi gangguan kamtibmas di jalan tol. Alhamdulillah, berkat kecepatan dan ketelitian anggota di lapangan, upaya pencurian mobil tersebut berhasil digagalkan,” ujarnya.
Setelah berhasil diamankan, kendaraan selanjutnya diserahkan kepada Polsek Leces untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Usai proses administrasi dan verifikasi kepemilikan, kendaraan tersebut kemudian dikembalikan kepada pemiliknya.
AKBP Hendrix menegaskan bahwa kehadiran polisi di jalan raya tidak hanya sebatas mengatur arus lalu lintas, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam mencegah dan menindak tindak kejahatan.
“Polisi hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan guna menekan angka kriminalitas, khususnya di jalur-jalur vital seperti jalan tol,” pungkasnya.
Keberhasilan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian, sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan bahwa aparat kepolisian selalu siaga menjaga keamanan di wilayah Jawa Timur.



