Informasi-realita.net-Surabaya – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Yordan M. Batara Goa, S.T., M.Si, menggelar kegiatan Serap Aspirasi Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 di Jl. Gunung Sari II RT 08/RW 02, Kelurahan Sawunggaling, Kota Surabaya, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, tokoh agama, serta warga setempat yang tampak antusias mengikuti jalannya dialog. Suasana berlangsung hangat dan interaktif, dengan warga secara bergantian menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.
Dalam forum terbuka itu, sejumlah isu strategis mencuat. Mulai dari pelayanan BPJS Kesehatan yang dinilai masih perlu pendampingan, akses bantuan sosial bagi warga kurang mampu, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, hingga permasalahan administrasi kependudukan.
Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan peningkatan fasilitas lingkungan seperti sarana pertemuan warga dan dukungan bagi kelompok rentan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut,
Yordan menegaskan bahwa reses merupakan bagian penting dari tugas konstitusional seorang legislator untuk turun langsung ke daerah pemilihan.
“Reses ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat.
Kami ingin mendengar langsung persoalan yang terjadi di lapangan agar solusi yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan warga,” tegas Yordan.
Ia memastikan seluruh aspirasi yang masuk akan dicatat dan dibahas sesuai kewenangan di tingkat provinsi, serta dikoordinasikan dengan instansi terkait apabila menjadi kewenangan pemerintah kota maupun pusat.
“Semua aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti melalui jalur kebijakan dan program pemerintah daerah. Yang menjadi kewenangan provinsi tentu akan kami dorong maksimal,” ujarnya.
Terkait persoalan kesehatan dan kepesertaan BPJS, Yordan menyampaikan komitmennya untuk membantu memfasilitasi komunikasi dengan pihak terkait agar warga yang berhak memperoleh layanan dapat terakomodasi dengan baik.
“Kesehatan dan kesejahteraan sosial adalah prioritas. Jangan sampai ada warga yang kesulitan mengakses layanan dasar. Ini menjadi perhatian serius kami,” tambahnya.
Kegiatan reses berlangsung tertib dan penuh keakraban hingga akhir acara.
Warga berharap, hasil pertemuan tersebut tidak berhenti pada forum diskusi semata, tetapi dapat membawa perubahan nyata bagi lingkungan Sawunggaling serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat di tingkat provinsi. (Red)



