Informasi-Realita.Net, Sampang II Madura – Polemik kendaraan berpelat merah yang sebelumnya terpantau melintas di Tol Waru, Surabaya, saat libur Lebaran kini memasuki babak baru. Setelah dipastikan bukan aset milik Pemerintah Kabupaten Sampang, muncul dugaan bahwa mobil tersebut berkaitan dengan salah satu anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang.
Dugaan itu menguat setelah sejumlah sumber menyebut kendaraan dengan ciri-ciri Toyota Innova Reborn berwarna hitam bernopol M 1070 NP kerap digunakan oleh pihak yang memiliki keterkaitan dengan lembaga penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten.
Namun hingga kini, belum ada kepastian resmi terkait kepemilikan maupun status penggunaan kendaraan tersebut.
Publik pun mempertanyakan transparansi penggunaan fasilitas negara, terlebih saat momen cuti bersama Hari Raya Idulfitri.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Aliyanto. Saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp di nomor 08233290xxxx, yang bersangkutan belum memberikan jawaban atau klarifikasi hingga berita ini diturunkan.
Menanggapi hal tersebut, aktivis Sampang, Zainuddin, angkat bicara dengan nada keras. Ia menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele dan harus diusut secara terbuka.
“Ini bukan sekadar soal mobil lewat di jalan tol, tapi menyangkut integritas lembaga. Kalau benar ada keterkaitan dengan pejabat atau anggota lembaga negara, maka harus dijelaskan ke publik.
Jangan sampai fasilitas negara dipakai seenaknya, apalagi di momen libur,” tegasnya.
Zainuddin juga mendesak agar pihak terkait tidak bersikap tertutup. Menurutnya, sikap diam justru akan memperkuat kecurigaan masyarakat.
“Kalau tidak ada masalah, kenapa harus diam? Justru transparansi itu penting untuk menjaga kepercayaan publik. Jangan sampai muncul kesan ada yang ditutup-tutupi,” tambahnya.
Ia bahkan meminta aparat pengawas internal maupun lembaga berwenang untuk turun tangan melakukan penelusuran, guna memastikan tidak ada pelanggaran dalam penggunaan aset negara.
Kasus ini pun didorong untuk segera ditindaklanjuti. Masyarakat berharap ada kejelasan mengenai siapa pengguna mobil tersebut, dalam rangka apa digunakan, serta dari instansi mana kendaraan itu berasal. Sorotan publik kini kian menguat, menuntut jawaban yang tegas dan transparan dari pihak-pihak terkait.
Wartawan: Ros I



