Informasi-realita.net, DENPASAR — Perombakan besar terjadi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia wilayah Bali. Ratusan perwira menengah (Pamen) dan perwira pertama (Pama) resmi dimutasi melalui surat telegram Kapolda Bali yang terbit pada Sabtu (2/5/2026).
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa penyegaran organisasi tengah dipercepat di tengah meningkatnya dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Pulau Dewata.
Kepala Bidang Humas Polda Bali, Ariasandy, membenarkan mutasi tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh daftar nama dan jabatan yang bergeser telah ditetapkan secara final dan menjadi acuan resmi di lingkungan internal.
“Mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kinerja dan profesionalisme anggota,” ujarnya.
Mutasi kali ini tidak sekadar rotasi rutin. Di balik kebijakan tersebut, terdapat kebutuhan untuk memperkuat lini kepolisian di wilayah dengan mobilitas tinggi sebagai destinasi wisata internasional.
Sebagai daerah tujuan wisata, Bali menghadapi tantangan kompleks, mulai dari kejahatan jalanan, peredaran narkotika, hingga kejahatan siber yang semakin berkembang.
Sejumlah posisi strategis terdampak dalam perombakan ini, mulai dari Kapolsek di jajaran Polres, Kabag, Kasat, hingga perwira di berbagai direktorat.
Skema mutasi ini juga merupakan bagian dari pembinaan karier melalui mekanisme tour of duty dan tour of area, di mana perwira staf didorong memimpin wilayah, sementara personel berpengalaman di lapangan diperkuat untuk mengisi posisi manajerial.
Pejabat baru yang ditunjuk diminta segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing, mengidentifikasi potensi kerawanan, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Serah terima jabatan dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, baik di Mapolda Bali maupun di seluruh Polres jajaran. Sementara itu, pejabat lama diminta memastikan program kerja tetap berjalan tanpa hambatan selama masa transisi.



