Google search engine
Google search engine
Informasi-RealitaBeritaKetum FPSR Bantah Terlibat Dugaan Pemerasan Kepsek di Mojokerto, Aktivis: Sama-sama Perlu...

Ketum FPSR Bantah Terlibat Dugaan Pemerasan Kepsek di Mojokerto, Aktivis: Sama-sama Perlu Diperiksa.

Informasi-realta.net, MOJOKERTO – Dunia pendidikan Kabupaten Mojokerto kembali gaduh. Beredar informasi adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oknum LSM terhadap beberapa kepala sekolah.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum FPSR Aris Gunawan menegaskan pihaknya tidak pernah mendatangi maupun menghubungi pihak sekolah di Mojokerto. Ia juga menyatakan bahwa oknum yang disebut dalam informasi yang beredar bukan anggota FPSR.

Di sisi lain, publik juga mempertanyakan sikap kepala sekolah yang bersangkutan. Jika merasa tidak bersalah, mengapa mau memberikan uang kepada oknum tersebut.

Wahyudi, SH, salah satu aktivis Surabaya, menilai polemik ini sudah masuk ranah hukum. Aparat diminta adil memeriksa kedua belah pihak.

“Jangan koar-koar diperas LSM saja. Pejabat yang bersangkutan juga harus diperiksa kenapa mau memberikan uang kepada LSM tersebut,” ujarnya.

Masyarakat berharap kasus saling lapor antara LSM dan kepala sekolah ini diproses secara adil dan transparan agar kepercayaan terhadap dunia pendidikan tidak semakin menurun.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya mengkonfirmasi pihak terkait. Redaksi menjunjung asas praduga tak bersalah.

Dugaan pemerasan oknum LSM ke Kepsek di Mojokerto jadi sorotan.

Ketum FPSR Aris Gunawan buka suara:
” Saya tidak pernah datangi atau hubungi sekolah di Mojokerto.
Oknum yang disebut BUKAN anggota kami.”

Tapi publik juga bertanya:
Kalau merasa tidak salah, kenapa mau kasih uang?

Aktivis Wahyudi,SH:
“Ini harus masuk ranah hukum.
Periksa dua-duanya secara adil.
Jangan hanya LSM yang disalahkan.”

Kasus ini jadi cermin: pembenahan dunia pendidikan
harus dimulai dari transparansi & penegakan hukum.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!