INFORMASI-REALITA.NET, SURABAYA — Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat di lingkungan Polda Jatim dan jajaran Polres pada Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Patuh Mapolda Jatim tersebut dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto. Sertijab tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah jabatan Kapolres mengalami pergantian. Berikut daftar enam Kapolres yang bergeser:
1. Kapolres Mojokerto
AKBP Andi Yudha Pranata mendapat jabatan baru sebagai Kasubbagkompeten Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri. Posisi Kapolres Mojokerto selanjutnya dijabat AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, yang sebelumnya merupakan Kapolres Magetan.
2. Kapolres Magetan
Jabatan Kapolres Magetan selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Bagas Sancoyoning Aji, yang sebelumnya menjabat Koorspripim Polda Jatim.
3. Kapolres Jombang
AKBP Ardi Kurniawan bergeser ke jabatan Kasubbaglekdikbangum Baglekdik Rodalpers SSDM Polri. Posisi Kapolres Jombang selanjutnya diisi AKBP Yanto Mulyanto, sebelumnya Kasubditregident Ditlantas Polda Jatim.
4. Kapolres Pasuruan
AKBP Harto Agung Cahyono mendapat jabatan baru sebagai Kasubbagmonev Bagyanduan Divpropam Polri. Jabatan Kapolres Pasuruan selanjutnya dijabat AKBP Irawan Setyono, sebelumnya Kasubbagbinfung Bagrenmim Divpropam Polri.
5. Kapolres Ponorogo
AKBP Andin Wisnu Sudibyo bergeser menjadi Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri. Jabatan Kapolres Ponorogo selanjutnya diemban AKBP Damus Asa, yang sebelumnya menjabat Kapolres Gunung Kidul Polda DIY.
6. Kabid TIK Polda Jatim
Selain pergantian enam Kapolres, jabatan Kabid TIK Polda Jatim juga mengalami perubahan. Kombes Pol Agusman Gurning mendapat tugas baru sebagai Psikolog Kepolisian Madya Tingkat I SSDM Polri.
Posisi Kabid TIK Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol Yulia Agustin Selfa Triana, yang sebelumnya menjabat Karorena Polda Kalbar.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto meminta para pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas masing-masing, melanjutkan program yang telah berjalan serta menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pergantian jabatan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri, sekaligus penyegaran dan pengembangan karier personel serta pemenuhan kebutuhan organisasi.


