Google search engine
Informasi-RealitaCuplikan KotaWabup Blitar Rahmat Santoso Jadi Saksi Mualaf, Acara Ngaji Bareng Ormas Bledug...

Wabup Blitar Rahmat Santoso Jadi Saksi Mualaf, Acara Ngaji Bareng Ormas Bledug Kelud Bersama Gus Iqdam

Informasi-Realita.net, BLITAR||

Dalam rangka kegiatan rutin tahunan pembinaan Ormas Bledug Kelud dan Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) dengan melaksanakan santunan anak yatim dan tausiyah.

Acara yang dikemas Ngaji Bareng bersama Gus Iqdam mengambil tema “Generasi Potensial Bledug Kelud Indonesia Untuk Nusa Bangsa”, bertempat di Desa Tingal, Kecamatan Garum, pada Kamis (10/08) sore.

Penceramah pemilik nama lengkap Muhammad Iqdam Kholid atau lebih dikenal Gus Iqdam Pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah saat ini sangat digandrungi kawula muda karena dakwah di majelisnya yang dianggap cocok dengan kondisi anak muda saat ini.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Blitar Rahmad Santoso, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Mujib SM, Asisten Pemkab Blitar Eka, Plt Kepala Kesbangpol Budi Hartawan, Camat Garum Anindya Putra Robertus, Kapolsek yang mewakili serta Danramil Garum dan beberapa kades yang ada di Kecamatan Kanigoro.

Banyak momen-momen kocak disaat Gus Iqdam menyampaikan tausiyahnya, namun ada satu momen yang mengharukan yang dirasakan dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso, ketika Gus Iqdam membimbing seorang wanita Kristen bernama Dea Widianti (34) asal Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri membaca kalimat syahadat dan memeluk agama islam dihadapan para tamu undangan lainnya.

“Jadi momen tadi itu sungguh indah, hampir saja saya meneteskan air mata tadi. Ini semua jalan dari Allah SWT, manusia hanya bisa berencana dan berusaha, tapi yang mewujudkan segala sesuatunya ya dari Allah SWT,” ujar Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso usai acara.

Di tempat yang sama usai acara, Jaka Prasetya selaku Ketua Ormas GPI mengatakan, bahwa GPI dan Bledug Kelud sebelumnya sudah memiliki hubungan emosional yang kuat dengan Gus Iqdam.

“Jadi sebelum terkenal seperti sekarang ini, kami seperti nostalgia ketahun 2017, dimana Gus Iqdam pernah mengisi acara pembinaan Bledug Kelud waktu itu dan kami bangga menjadi saksi hidup perjalanan Gus Iqdam hingga sampai sekarang”, katanya.

Ia juga menyampaikan, bahwa kegiatan ini selain bertujuan untuk pembinaan rutin tahunan Bledug Kelud dan GPI, dalam acara ini juga terdapat santunan pada 30 anak yatim piatu. Hal ini karena, GPI dan Bledug Kelud lahir dari rahim masyarakat, sehingga harus dekat dan berjuang bersama masyarakat.

“Alhamdulillah, ada sekitar 30 anak yatim piatu yang kita santuni, semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat bagi sesama, serta mendapatkan ridho dari Allah SWT,” pungkas Jaka.

(Ati)

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!