Informasi-Realita.net,Surabaya – Mapolrestabes Surabaya Kembali mengungkap jaringan narkoba jenis sabu-sabu yang dihadiri oleh Kombes Pol Pasma Royce, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, Kabidhumas Mapolda Jatim dan Wakasatnarkoba Kompol Fadila dan PJU yang lain.
Tersangka ST dan MT adalah seorang pasangan suami istri dan perannya sebagai kurir.
Pengakapan terjadi di Hotel Surabaya dengan hasil penindakan selama dua hari dan pengembangan di Sumatera.
“Hal tersebut yang di paparkan oleh Kapolda Jatim, Satresnarkoba Mapolrestabes Surabaya telah menyelamatkan 2,1juta nyawa orang,” ungkap Kapolda Jatim Irjen Pol Imam.
Kapolrestabes Surabaya, mengungkapkan, satuan reserse narkoba Surabaya jaringan Sumatera, berhasil ditangkap dikamar hotel Jalan Diponegoro Surabaya.
Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapatkan informasi dari Satresnarkoba Palembang dan langsung ditindak lanjuti pada hari Kamis sekira 01.00 Wib dan Satresnarkoba telah mengamankan inisial MT inisial ST.
“Setelah melakukan penangkapan Satresnarkoba mendapatkan delapan bungkus berisi sabu sebesar 1kg,
Pada hari Jumat 08.00 tim berangkat ke asahaan disebuah rumah Sumatera Utara, dan ditemukan sebuah bungkusan plastik teh cina berisi sabu dengan total 142kg,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol.
Yang bersangkutan mendapatkan informasi dan satu masih DPO masih dilakukan pendalaman.
“Tersangka MT mendapatkan perintah untuk menyiapkan paket tersebut sabu ke Palembang dan Surabaya kemudian narkotika diranjau oleh MT, selanjutnya MT dan RT membawa barang ke Surabaya dan digagalkan oleh satuan Satresnarkoba Mapolrestabes Surabaya,” tambah Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce.
Motif kedua pelaku mendapakatakan upah sebesar 200 juta rupiah sekali pengiriman, dan untuk yang saat ini belum ia dapatkan.
Polisi satuan Satresnarkoba Mapolrestabes Surabaya berhasil mengamankan berupa barang bukti sabu sejumlah 144.016,31kg.
“Guna untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat 2 dan 112 dengan ancaman penjara seumur hidup,” pungkas Kapolrestabes Surabaya.



