Informasi-Realita.net,Surabaya – Beredarnya informasi dari masyarakat adanya dugaan sebuah gudang tempat penibunan BBM jenis Solar bersubsidi yang dilakukan para mafia BBM buying yang terjadi di Jalan Mastrib, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya dan ada indikasi kerjasama dengan beberapa SPBU di wilayah sekitarnya, mirisnya hingga kini belum terbongkar oleh pihak Kepolisian.
Hal ini di informasikan warga setempat dan sudah pernah dipublikasikan di beberapa media, namun mengapa pihak Aparat Penegak Hukum (APH) tidak cepat tanggap dan terkesan ada indikasi pembiaran.
Timbul pertanyaan besar dibenak kami sebagai masyarakat yang mengetahui awal adanya indikasi pelanggaran hukum, mengapa pihak APH belum bisa membongkar praktik para mafia BBM Solar bersubsidi tersebut, padahal beberapa foto penunjang dan tempatnya sudah kami tunjukan melalui media masa,” ujar salah satu narasumber. Jumat (05/01/2024)
Senada, ketua aktifis Bangjo Wahyu Nugroho, S.I, pol mengatakan, seharusnya informasi dari warga adanya indikasi gudang penimbunan Solar yang disampaikan melalui pemberitaan beserta foto dan tempat, itu sebagai bukti awal pihak Kepolisian untuk melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut.
“Setelah saya amati foto tersebut memang ada dugaan kuat gudang tersebut dijadikan tempat penimbunan BBM bersubsidi dan menurut salah satu wartawan media online mengatakan kepada saya bahwa Kapolsek serta Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban atau memberikan stetmene apapun, ini menjadikan asumsi atau dugaan di masyarakat bahwa pihak Aparat Penegak Hukum tidak serius membongkar praktik-praktik pelanggaran hukum dalam hal ini para mafia solar bersubsidi,” tegasnya.
Lebih lanjut Wahyu mengatakan, saya memohon kepada Bapak Kapolri Listio Sigit Prabowo sebagai pimpinan tertinggi di Kepolisian untuk mendorong jajaranya lebih serius menanggapi informasi masyarakat adanya dugaan tempat penimbunan Solar bersubsidi.
“Hal ini sudah pernah ditekankan di Instagram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang pernah saya lihat, beliaunya meminta soal bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji dipelototi oleh jajaran Polri”.
Jadi apa yang menjadi sorotan, apalagi yang menjadi beban pemerintah saat ini, terkait dengan harga BBM,” kata Sigit di akun Instagram listyosigitprabowo, Kamis (27/10/2022).
Beliaunya juga mewanti-wanti seluruh anggota Polri agar tak melakukan penegakan hukum yang menyimpang dari aturan. Dia mengingatkan jajarannya ‘tidak main mata’ dengan pihak-pihak yang melanggar hukum terkait BBM dan elpiji.
“Jangan sampai kemudian ini masih menjadi keluhan masyarakat. Karena di satu sisi pemerintah melakukan langkah-langkah, namun di sisi lain kita mengerti, namun kita biarkan,” pungkas Sigit.



