Informasi-realita.net,SURABAYA-Pengedar sabu-sabu (SS), punya berbagai cara untuk menyembunyikan sabu miliknya. Dua pengedar AP, 28, dan BRS, 23, ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya saat berada di kamar kos Jalan Klampis Semalang, Surabaya.
Keduanya menyimpan 30 poket sabu di dalam speaker aktif di rumahnya. Tersangka menyimpannya di dalam speaker aktif agar tidak diketahui orang.
Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menemukan SS tersebut saat menangkap kedua tersangka. Saat menggerebek, polisi mencari keberadaan sabu yang belum terjual dan menemukannya di dalam speaker aktif.
“Saat kami timbang 30 poket tersebut memiliki berat keseluruhan 2,675 gram,” kata Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Suria Miftah Irawan, Minggu (4/8).
Tersangka mendapat sabu tersebut dengan cara membeli dari seorang berinisial G. Keduanya membeli tiga gram seharga Rp 3 juta. Tersangka kemudian mengambilnya ke Jembatan Suramadu sisi Madura.
Keduanya mengambil ranjauan kemudian membaginya menjadi kemasan kecil. “Tiga gram tersebut dibagi menjadi 30 poket,” ungkapnya.
Mereka sudah dua kali membeli SS tersebut. Sebelumnya, satu poket sabu kecil dijual seharga Rp 200 ribu. Saat pertama membeli tiga gram dengan harga yang sama dan mendapat keuntungan Rp 3 juta.
“Ia mendapat keuntungan 100 persen,” ujarnya.
Penangkapan dua budak sabu itu bermula ketika Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapat informasi ada pengedar di sebuah tempat kos. Penggerebekan dilakukan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Hingga ditemukan 30 poket di dalam speaker aktif. (Red)



