Informasi-Realita.net,Surabaya – Polda Jawa Timur akan menggelar Operasi Ketupat Semeru 2025 untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 1446 Hijriyah. Sebanyak 15.231 personel gabungan akan disiapkan untuk melakukan pengamanan.
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Komarudin mengatakan, personel dari POLRI, TNI dan DISHUB dibantu pihak terkait lainnya tersebut akan ditempatkan di 109 pos pengamanan, 41 pos pelayanan, dan 13 pos terpadu di seluruh Jawa Timur, yang dimulai pada 23 Maret hingga 8 April 2025.
“Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat yang diperkirakan mencapai 52 persen dari total penduduk Indonesia,” kata Komarudin, Senin (17/3/2025).
Dalam pelaksanaannya, petugas akan fokus pada tiga pola pengamanan, yakni pergerakan pemudik, kendaraan masyarakat lokal yang bersilaturahmi, dan wisatawan.
“Pergerakan pemudik menjelang Lebaran, pergerakan masyarakat lokal yang melakukan silaturahmi pada H-1 Lebaran hingga H+2, dan pergerakan wisatawan pasca H+2,” ungkap Komarudin.
Komarudin menjelaskan, pihaknya juga memetakan sejumlah titik kerawanan, mulai dari rawan kemacetan, pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, hingga kepadatan lalu lintas.
“Termasuk juga titik-titik yang berpotensi terjadi kepadatan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Selain itu, peta titik rawan juga mempertimbangkan kondisi cuaca sesuai prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang memprediksi bahwa musim Lebaran tahun ini memasuki masa transisi antara musim hujan dan kemarau, yang berpotensi cuaca ekstrem.
“Oleh karena itu, titik-titik rawan bencana juga telah dipetakan sebagai bagian dari strategi pengamanan,” ujarnya.



