Informasi-Realita.net,Ngawi – Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., menghadiri kegiatan kunjungan kerja Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., yang berlangsung di Pendopo Muda Graha, Jalan Alun-Alun Utara, Kota Madiun, pada Selasa (27/5).
Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban menjelang datangnya 1 Suro, yang kerap diwarnai dengan peningkatan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan budaya dan keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jatim secara resmi mengukuhkan Satgas Sentot Prawirodirdjo. Satgas ini dibentuk sebagai garda depan dalam mengawal kondusivitas wilayah serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama masa rawan, terutama menjelang dan saat peringatan 1 Suro.
Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menyampaikan bahwa pengukuhan Satgas Sentot Prawirodirdjo merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respon cepat terhadap situasi di lapangan. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat dan adat.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang momen penting seperti 1 Suro. Satgas ini akan menjadi bagian penting dari upaya preventif maupun responsif di lapangan,” ujar AKBP Charles.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto dalam arahannya menekankan pentingnya pendekatan humanis, sinergis, dan profesional dalam menjalankan tugas pengamanan, serta mendorong seluruh jajaran untuk proaktif membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, terutama dengan tokoh adat dan pimpinan perguruan pencak silat.
“Satgas Sentot Prawirodirdjo adalah simbol komitmen bersama. Bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mempererat nilai-nilai budaya dan kebersamaan masyarakat Jawa Timur,” tutur Kapolda Jatim.
Pengukuhan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan mewarnai seluruh rangkaian acara.
Diharapkan melalui kegiatan ini, wilayah Jawa Timur, khususnya Ngawi dan Madiun Raya, dapat tetap terjaga dalam situasi yang damai, sejuk, dan aman, sehingga seluruh masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang dan tentram



