Foto:Suasana saat pagelaran wayang kulit, di Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, (dok/Anto)
Informasi-Realita.net, BLITAR|| Dalam rangka menyambut malam 1 Suro, Pemerintah Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, menggelar pagelaran wayang kulit sebagai bagian dari tradisi nguri-uri kabudayan atau melestarikan budaya Jawa, pada Selasa (2/7) malam.
Acara sakral yang digelar di halaman balai desa tersebut menampilkan dalang kondang asal Blitar, Ki Eko Kondo Presdianto, yang membawakan lakon sarat nilai spiritual dan filosofi kehidupan.
Gelaran ini disambut antusias oleh warga dan tokoh masyarakat setempat, sekaligus menjadi sarana refleksi dan doa bersama menyongsong tahun baru Jawa.
Kepala Desa Plandirejo, Agus Prawito, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk menjaga warisan budaya leluhur agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.
“Pagelaran ini tidak hanya hiburan, tapi juga wujud syukur dan permohonan keselamatan bagi warga desa di tahun baru Jawa. Kami ingin generasi muda turut mengenal dan mencintai budaya sendiri,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Camat Bakung, perwakilan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta sejumlah tokoh masyarakat yang menyampaikan apresiasi atas konsistensi Desa Plandirejo dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal.
Semangat kebersamaan dan kekhidmatan warga dalam mengikuti pagelaran hingga larut malam menjadi bukti bahwa tradisi leluhur masih sangat hidup dan bermakna dalam kehidupan masyarakat pedesaan.(Anto)



