Informasi-realita.net-Surabaya – Hari terakhir masa reses dimanfaatkan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKS, Lilik Hendarwati, untuk menyapa langsung warga di Jalan Kedung Tarukan Baru 21, Balai RW VI, Kelurahan Mojo. Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat setempat.
Dalam pertemuan itu, Lilik mendengarkan berbagai aspirasi warga, mulai dari persoalan infrastruktur lingkungan, peningkatan layanan kesehatan, hingga kebutuhan pemberdayaan ekonomi keluarga. Ia menegaskan bahwa masa reses menjadi momen penting bagi anggota dewan untuk turun langsung ke lapangan dan memastikan suara masyarakat benar-benar terserap secara langsung.
“Reses ini adalah wadah untuk menyampaikan aspirasi atau unek-unek panjenengan semua. Saya sebagai wakil njenengan di DPRD Provinsi Jawa Timur ingin mendengar langsung keinginan warga Surabaya terkait berbagai permintaan. Insyaallah akan kami sampaikan saat rapat-rapat bersama pemerintah provinsi,” ujar Lilik di hadapan warga.
Ia juga memaparkan sejumlah program yang menjadi perhatian Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, di antaranya program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Sehat, kepesertaan BPJS, serta pembangunan sarana dan prasarana di Jawa Timur. Menurutnya, seluruh program tersebut harus tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Silakan sampaikan apa yang menjadi konsen panjenengan semua dalam reses ini. Baik terkait pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, maupun pembangunan lingkungan. Semua akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan di tingkat provinsi,” tambahnya.
Dalam sesi tanya jawab, warga RW IV juga menyampaikan keluhan terkait kesulitan dalam mengurus pajak serta proses balik nama kendaraan. Menanggapi hal tersebut, Lilik menyatakan akan membawa persoalan itu dalam rapat-rapat dan sidang paripurna agar dapat dicarikan solusi sesuai regulasi yang berlaku.
Selain itu, salah satu aspirasi masyarakat menyoroti kesejahteraan pendidikan anak-anak di Kedung Tarukan. Warga berharap adanya dukungan pemerintah untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Yayasan Al Ikhlas Nusantara Kedung Tarukan.
Menanggapi hal tersebut, Lilik menjelaskan bahwa pihak yayasan dapat mengirimkan proposal lengkap atas nama lembaga untuk diajukan sesuai mekanisme bantuan yang tersedia.
Ia juga menyampaikan adanya berbagai program pendidikan untuk jenjang SMK, SMA, hingga perguruan tinggi melalui KIP dan program bantuan lainnya. Sementara untuk penguatan keterampilan anak muda, tersedia pelatihan berbasis dana RT maupun kelurahan, seperti pelatihan barbershop, media kreatif, hingga barista.
Warga RW VI Kelurahan Mojo menyambut antusias kehadiran legislator tersebut. Mereka berharap perbaikan fasilitas umum, pembenahan saluran air untuk mencegah banjir saat musim hujan, serta dukungan program pelatihan kerja bagi ibu rumah tangga dan pemuda dapat menjadi prioritas ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Lilik juga menyampaikan harapannya agar komunikasi antara warga dan wakil rakyat tidak berhenti hanya saat masa reses. Ia berharap masyarakat tetap aktif menyampaikan aspirasi melalui berbagai saluran yang ada, sehingga pembangunan di Jawa Timur, khususnya Surabaya, dapat berjalan lebih tepat sasaran dan berkeadilan.
“Harapan kami, sinergi ini terus terjaga. Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri tanpa partisipasi masyarakat. Semoga apa yang menjadi kebutuhan warga Kedung Tarukan Baru dan Kelurahan Mojo dapat segera terealisasi dan membawa manfaat bagi kesejahteraan bersama,” tutupnya.
Dengan berakhirnya masa reses ini, Lilik menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi yang telah disampaikan agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan skala prioritas pembangunan Provinsi Jawa Timur, demi terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.(Red)



