Informasi-Realita.Net,Magetan – Ketua DPRD Magetan Suratno tak kuasa menahan tangis saat digiring petugas Kejaksaan Negeri Magetan menuju kendaraan tahanan usai resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pokok pikiran (pokir).
Momen tersebut menjadi sorotan publik setelah video dan foto dirinya menangis saat mengenakan rompi tahanan beredar luas di media sosial. Banyak pihak menilai air mata itu terlambat, mengingat kasus yang menjeratnya diduga telah merugikan keuangan negara dalam jumlah besar.
Suratno diduga terlibat dalam penyimpangan dana hibah pokir periode 2020 hingga 2024 yang bersumber dari APBD Magetan. Penyidik menduga praktik tersebut melibatkan rekayasa sejak tahap perencanaan, pengajuan proposal, hingga proses pencairan anggaran.
Sebelum tersandung kasus hukum, Suratno dikenal sebagai politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa yang meniti karier dari bawah. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Magetan periode 2019–2024 sebelum akhirnya dipercaya menjadi Ketua DPRD Magetan periode 2024–2029.
Namun karier politiknya kini berada di ujung tanduk setelah aparat penegak hukum terus mengembangkan perkara tersebut dan membuka kemungkinan adanya tersangka lain.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa jabatan publik seharusnya digunakan untuk melayani masyarakat, bukan menjadi jalan memperkaya diri melalui uang rakyat.



