Rabu, April 29, 2026
Google search engine
الرئيسيةHukrimNyawa Melayang di Jalan HR Muhammad, Kanit Laka Polrestabes Surabaya Dituding Saling...

Nyawa Melayang di Jalan HR Muhammad, Kanit Laka Polrestabes Surabaya Dituding Saling Lempar Tanggung Jawab

Informasi-Realita.net,Surabaya — Kecelakaan lalu lintas akibat pengemudi dalam pengaruh alkohol kembali menelan korban jiwa di Kota Pahlawan. Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan HR Muhammad, Surabaya, pada Minggu (1/2/2026) dini hari.

Sebuah mobil Nissan Evalia bernomor polisi L 1969 XM yang dikemudikan Kristian Kurniawan (30), warga Jalan Praban Tengah, Bubutan, menabrak dua pedagang kaki lima yang tengah bersiap pulang usai berjualan di sekitar perempatan lampu lalu lintas.

Dua korban dalam insiden tersebut adalah Abdul Samad (75), penjual soto asal Jalan Dukuh Kawal Kali Kendal, serta Pi’in (55), penjual tahu tek asal Jalan Pradah Kali Kendal, Dukuh Pakis. Keduanya mengalami luka serius akibat tertabrak kendaraan.

Abdul Samad mengalami luka robek di bagian belakang kepala, luka pada paha kaki kanan, serta luka di siku tangan kanan. Ia sempat dilarikan ke RSUD dr. Soetomo menggunakan ambulans PMI Surabaya untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Penanganan kasus ini pun menuai sorotan. Saat dikonfirmasi, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya yang baru, AKP Supriyono, mengaku belum dapat memberikan keterangan.
“Mohon maaf mas, saya baru menjabat satu bulan. Coba tanyakan ke kanit yang lama,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Laka sebelumnya, AKP Suryadi, juga enggan memberikan penjelasan dan justru mengarahkan awak media kembali ke pejabat yang baru.
“Coba tanya ke kanit baru. Saya sudah tidak di sana. Perkembangannya saya tidak mengikuti. Tanya Pak Candra,” katanya.

Situasi ini memunculkan kesan adanya saling lempar tanggung jawab di internal kepolisian terkait penanganan perkara tersebut.

Ironisnya, meski pengemudi diduga kuat dalam kondisi mabuk dan menyebabkan korban meninggal dunia, hingga kini yang bersangkutan belum dilakukan penahanan. Proses hukum masih berjalan di pihak kepolisian.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut berpotensi merenggut nyawa orang lain yang tidak bersalah.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!