Google search engine
Google search engine
Informasi-RealitaBeritaTerbongkar! Dugaan Mafia BBM Subsidi di Madiun, Tim Gabungan Sita Ribuan Liter...

Terbongkar! Dugaan Mafia BBM Subsidi di Madiun, Tim Gabungan Sita Ribuan Liter Solar dan Kendaraan Modifikasi

MADIUN l informasi-realita.net Upaya pemberantasan dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali membuahkan hasil. Tim gabungan yang terdiri dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian ESDM, Baintelkam Polri, dan Polresta Madiun berhasil mengungkap dugaan praktik mafia BBM subsidi di dua lokasi gudang di wilayah Madiun, Jawa Timur.

Pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi terpadu yang dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026, setelah dilakukan pemetaan, pemantauan, dan pengawasan intensif terhadap aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi jenis solar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, gudang pertama di kawasan Jiwan diduga digunakan sebagai lokasi penampungan sementara BBM subsidi yang diperoleh dari berbagai SPBU menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi. Kendaraan tersebut terdiri dari truk boks dan minibus yang diduga dirancang khusus untuk mengangkut solar melebihi kapasitas normal.

Dari lokasi tersebut, petugas menemukan puluhan galon berisi solar subsidi serta berbagai peralatan seperti mesin pompa, selang, drum, dan ember yang diduga digunakan untuk proses pemindahan BBM. Solar yang telah terkumpul kemudian diduga dipindahkan ke truk tangki berwarna hijau dan putih sebelum dibawa menuju gudang kedua.

Di gudang kedua yang berada di kawasan Mangunharjo, petugas kembali menemukan dugaan aktivitas pemindahan BBM subsidi ke truk tangki berwarna biru dan putih bertuliskan “PT TJE”. Dari lokasi ini, solar subsidi tersebut diduga akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan sektor industri, yang saat ini masih didalami oleh tim gabungan.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 51 galon berisi sekitar 765 liter solar subsidi, 154 galon kosong, satu mobil boks dengan tangki modifikasi, satu unit mobil elf yang membawa 66 galon berisi sekitar 990 liter solar subsidi, serta berbagai peralatan pendukung.

Sementara di gudang kedua, petugas menyita tiga unit kendaraan tangki, termasuk satu truk tangki yang berisi sekitar 8.000 liter solar subsidi, beserta mesin pompa, selang, drum, dan perlengkapan lain yang diduga digunakan dalam proses penimbunan maupun pemindahan BBM.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengapresiasi sinergi seluruh instansi yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara fungsi intelijen, pengawasan, dan penegakan hukum menjadi kunci dalam menjaga penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.

“Sinergi seperti ini akan terus kami perkuat agar BBM subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak menerimanya,” tegas Wahyudi.

Ia menambahkan bahwa BPH Migas bersama kementerian, lembaga, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan badan usaha akan terus memperkuat pengawasan guna menutup celah penyalahgunaan BBM subsidi.

Hingga saat ini, perkara tersebut masih dalam tahap pengembangan. Tim gabungan masih menelusuri alur distribusi, pola operasional, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut. Apabila seluruh unsur pidana terpenuhi, para pihak yang bertanggung jawab akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!