Informasi-Realita.net,Jakarta – Aksi pencurian kembali meresahkan warga di wilayah RT 05 RW 10, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Sebuah warung milik warga dibobol maling pada Jumat dini hari, 8 Mei 2026, sekitar pukul 03.45 WIB. Dalam kejadian tersebut, uang tunai jutaan rupiah serta empat unit handphone dilaporkan hilang digondol pelaku.
Korban mengaku baru menyadari rumah dan warungnya telah dimasuki pencuri setelah terbangun dari tidur. Saat itu kondisi rumah sudah dalam keadaan terbuka dan sejumlah barang berharga miliknya telah raib.
“Waktu itu saya tidur sangat pulas seperti disirep. Setelah bangun, pintu rumah sudah terbuka. Saya langsung cek uang dan handphone ternyata sudah hilang,” ungkap korban kepada awak media, Rabu (13/5/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa uang tunai sebesar Rp5.000.000 serta empat unit handphone seluler yang diduga dibawa kabur pelaku.
Peristiwa ini pun membuat warga sekitar merasa khawatir terhadap kondisi keamanan lingkungan yang dinilai semakin rawan tindak kriminalitas, khususnya pada jam-jam dini hari.
Korban berharap masyarakat di wilayah Semper Timur lebih meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Saya menghimbau warga agar lebih waspada karena lingkungan sekarang sudah rawan kemalingan. Jangan sampai ada korban berikutnya seperti saya,” ujarnya.
Selain itu, korban juga meminta pihak Kelurahan Semper Timur agar lebih responsif terhadap keluhan masyarakat terkait keamanan lingkungan. Ia berharap adanya koordinasi bersama antara pihak kelurahan, pengurus RT/RW, Bimas, serta unsur keamanan setempat guna meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan kejahatan.
Menurutnya, sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sangat penting untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
“Perlu ada musyawarah dan sosialisasi kamtibmas agar masyarakat merasa aman dan lebih peduli terhadap keamanan lingkungan. Patroli juga perlu ditingkatkan di daerah rawan,” pungkasnya.



