Informasi-Realita.net,Tuban – Padahal sudah jelas di wilayah Jawa Timur ini bisnis penyalahgunan BBM Subsidi begitu marak, dan menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat.
Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Tuban, khususnya sebuah gudang diduga sebagai penyalahgunaan di Jl. Maulana Ishaq, Merkawang, Kecamatan Tambakboyo.
Yang mana, bisnis nakal yang diduga dijalankan T dan C tersebut sudah berjalan lama dan dan aman- aman saja hingga saat ini.
Namun sungguh miris sekali, justru C dan T alias mafia BBM subsidi solar ini justru tak pernah ditindak tegas, dan masih bebas menghirup udara segar sembari menjalankan bisnis nakalnya tersebut.
Berdasarkan sumber serta pantauan awak media ini di lapangan, bisnis nakal yang diduga dijalankan C bersama T ini juga nampak sangat besar, (16/10/23)
Sebab, selain di gudang tersebut, diduga juga terdapat bisinis diduga penyalahgunaan BBM Subsidi di sebuah rumah kecil di gang sempit yang ada Kecamatan Tambakboyo.
Diduga BBM Subsidi jenis solar hasil menguras dari SPBU yang ada di wilayah Tuban dimasukkan ke rumah kecil itu, kemudian disedot menggunakan pompa kecil untuk dipindahkan ke truk tangki industri berkapasitas sekitar 8 ton, dengan nama PT CUB OIL justru masih dengan bebasnya diduga mengangkut BBM Subsidi dari gudang penimbunan yang diduga milik C dan T
Sudah jelas diatur dalam Undang-undang No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Pasal 53 sampai dengan Pasal 58, dan diancam dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah).
Serta pidana tambahan berupa pencabutan hak atau perampasan barang yang digunakan untuk atau yang diperoleh dari tindak pidana dalam kegiatan usaha minyak dan gas bumi.

Tentunya dalam hal ini kami mencoba berkoordinasi oleh Kasat Reskrim Polres Tuban Iptu Riyanto melalui WhatsApp mengatakan, Silahkan ke Polres ada yang piket pak. Kalau pelanggaran hukum terkait temuan itu pak akan kami proses monggo (silahkan-red).
“ monggo (silahkan-red) siapa yang di suruh datang ke kantor kami kita cek lapangan sama-sama kita bawa hasil temuan itu pak,” ujarnya kepada awak media.



