Informasi-Realita.Net,Nganjuk – Aksi protes warga Dusun Tempel, Desa Ngronggot, yang menanam pohon pisang di jalan berlubang akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah Kabupaten Nganjuk bergerak cepat merespons keluhan tersebut dengan turun langsung ke lokasi dan memastikan perbaikan segera dilakukan.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, meninjau langsung kondisi jalan yang rusak dan mengakui bahwa kerusakan cukup parah dengan panjang mencapai sekitar 900 meter. Ia menegaskan bahwa percepatan penanganan akan segera dilakukan meski secara administratif jalan tersebut merupakan kewenangan desa.
“Setelah kita cek di lapangan, memang jalannya rusak. Totalnya kurang lebih 900 meter. Ini harus segera ditangani,” ujar Marhaen, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Nganjuk akan mengambil alih pengerjaan demi mempercepat perbaikan. Koordinasi telah dilakukan dengan Dinas PUPR serta anggota DPRD terkait skema pekerjaan dan kebutuhan anggaran.
Marhaen juga menilai aksi warga sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum. Ia berharap partisipasi masyarakat seperti ini dapat terus mendorong pembangunan yang lebih responsif.
“Ini bagus, artinya masyarakat punya rasa memiliki dan berani menyampaikan aspirasi,” tambahnya.
Selain perbaikan jalan, Bupati juga menekankan pentingnya pembangunan saluran air agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi. Ia meminta agar Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dapat difokuskan pada wilayah yang membutuhkan penanganan prioritas.
Terkait waktu pengerjaan, ia menjelaskan bahwa proses perencanaan ditargetkan selesai dalam 10 hari, sementara pelaksanaan fisik diperkirakan memakan waktu sekitar empat hari.
“Perencanaan kita kebut sebelum Nyadran. Eksekusi sekitar empat hari. Targetnya awal bulan depan sudah selesai dan bisa digunakan masyarakat,” tegasnya.
Meski dihadapkan pada tantangan pemotongan dana transfer pusat hingga Rp275 miliar, Marhaen memastikan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Ia pun meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pengerjaan berlangsung serta berharap pemberitaan yang beredar dapat menciptakan suasana kondusif tanpa memicu provokasi.
Dengan langkah cepat ini, diharapkan akses jalan warga Desa Ngronggot segera kembali normal dan mendukung aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat setempat.



