Jumat, Mei 8, 2026
Google search engine
الرئيسيةCuplikan KotaSatreskrim Polrestabes Surabaya Bongkar Penyekapan WNA Jepang dan Jaringan Scamming Internasional, Puluhan...

Satreskrim Polrestabes Surabaya Bongkar Penyekapan WNA Jepang dan Jaringan Scamming Internasional, Puluhan Pelaku Diamankan

Informasi-realita.net, Surabaya- Polrestabes Surabaya melalui jajaran Satreskrim berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyekapan terhadap warga negara asing (WNA) asal Jepang yang diduga berkaitan dengan jaringan scamming internasional lintas negara. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya bersama Kasatreskrim, Kasi Humas, serta melibatkan kerja sama dengan Interpol dan pihak kepolisian internasional.(08/05/26)

Kasus bermula setelah pihak Interpol Polri menerima informasi dari Tokyo, Jepang, terkait adanya dua warga negara Jepang yang diduga menjadi korban penculikan dan penyekapan di wilayah Surabaya. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penggerebekan di beberapa lokasi berbeda.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan lokasi utama di kawasan Jalan Dharmahusada, Surabaya, yang dijadikan tempat penyekapan dua warga negara Jepang. Di lokasi tersebut, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk praktik penipuan online atau scamming internasional.

Dalam pengungkapan awal, polisi mengamankan beberapa orang yang terdiri dari tiga warga negara China, empat warga negara Jepang, serta dua warga negara Indonesia. Polisi juga menetapkan seorang tersangka berinisial E, warga Surabaya, yang diduga memiliki peran penting dalam jaringan tersebut.

Tak berhenti di satu lokasi, Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali mengembangkan kasus ke sejumlah tempat lain, termasuk di kawasan Embong Tengor. Dari hasil pengembangan, aparat menemukan adanya praktik scamming yang dijalankan secara terorganisir di enam hotel berbeda di wilayah Surabaya.

Dalam operasi tersebut, polisi kembali mengamankan puluhan orang, di antaranya 17 warga negara China dan dua warga negara Taiwan. Salah satu lokasi hotel bahkan diduga menjadi pusat aktivitas penipuan online internasional yang menargetkan korban dari berbagai negara.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya menjelaskan bahwa pihaknya membentuk rolling team untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga melarikan diri ke luar kota. Salah satu tersangka berinisial D, warga negara China, berhasil diamankan saat berada di rest area wilayah Semarang.

Sementara itu, tersangka lainnya berinisial X diketahui sempat menjalankan operasi di wilayah Solo. Saat tim Satreskrim melakukan penggerebekan, lokasi tersebut sudah dalam keadaan kosong karena para pelaku diduga melarikan diri ke arah Bali. Namun berkat koordinasi intensif dan pengejaran cepat, aparat akhirnya berhasil mengamankan para pelaku di Bali.

Secara keseluruhan, sebanyak 44 orang berhasil diamankan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya dan saat ini masih dilakukan pendalaman lebih lanjut terkait jaringan internasional yang diduga terhubung dengan Malaysia, Indonesia, hingga sejumlah negara lainnya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya melibatkan praktik scamming internasional, namun juga dugaan penyekapan dan eksploitasi terhadap warga negara asing maupun warga negara Indonesia.

Saat ini, polisi bersama Interpol masih terus melakukan pengembangan guna membongkar aktor utama dan jaringan internasional di balik praktik kejahatan tersebut.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!