Selasa, Mei 26, 2026
Google search engine
الرئيسيةCuplikan KotaBupati Malang Cari Solusi Atasi Kekurangan Dokter di Puskesmas Tumpang

Bupati Malang Cari Solusi Atasi Kekurangan Dokter di Puskesmas Tumpang

Informasi-Realita.Net,MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Kesehatan tengah mencari solusi untuk mengatasi kekurangan tenaga dokter di UPT Puskesmas Tumpang. Langkah tersebut dilakukan guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, mengingat jumlah pasien yang datang setiap hari mencapai lebih dari 200 orang.

Bupati Malang, HM. Sanusi, mengatakan pihaknya berencana menambah tenaga dokter melalui skema rekrutmen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Di Puskesmas Tumpang perlu penambahan tenaga dokter karena pasiennya banyak sampai 200 orang lebih per harinya. Nanti direncanakan akan merekrut dokter melalui BLUD sini,” ujar Sanusi.

Menurutnya, salah satu kendala utama adalah minimnya minat dokter untuk bertugas di wilayah pelosok atau daerah yang jauh dari pusat kota. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah puskesmas lain seperti UPT Puskesmas Tirtoyudo dan UPT Puskesmas Sitiarjo di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

“Yang kekurangan tenaga dokter ada yang jauh-jauh. Seperti di Tirtoyudo, Sitiarjo. Yang jauh-jauh ini memang susah mencari tenaga dokter,” tambahnya.

Pemkab Malang pun berupaya menggandeng berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi di Malang Raya, untuk membantu pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah Kabupaten Malang.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Tumpang, dr. Titis Ari Respatilatsih MMkes, menjelaskan bahwa idealnya satu dokter umum melayani sekitar 5.000 penduduk. Sedangkan jumlah penduduk di Kecamatan Tumpang mencapai sekitar 80 ribu jiwa.

“Kalau Puskesmas itu kan tidak melayani spesialis, tetapi kita dokter umum yang melayani pasien banyak. Idealnya satu dokter umum melayani 5.000 penduduk,” jelasnya.

Saat ini, UPT Puskesmas Tumpang memiliki lima dokter umum yang bertugas. Namun jumlah tersebut dinilai masih kurang untuk melayani tingginya kebutuhan masyarakat. Untuk sementara, pelayanan juga dibantu tiga dokter internship yang baru lulus pendidikan kedokteran.

“Idealnya untuk pasien yang sekian banyak, di sini ada dokter lima. Itu disarankan oleh Pak Bupati untuk merekrut lagi tenaga dokter melalui BLUD karena kurang,” pungkas dr. Titis.

Redaksi
Redaksi
“Dream Big, Never Give Up”
RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!