Informasi-Realita.Net,Pasuruan – Polres Pasuruan membentuk tim khusus untuk mengusut penyebab meninggalnya Widi Nur Cahyono (42), warga Desa Gununggangsir, Kabupaten Pasuruan. Dalam proses penyelidikan tersebut, empat oknum anggota Reskrim Polsek Beji yang terlibat dalam operasi penangkapan korban telah menjalani pemeriksaan.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menyampaikan belasungkawa sekaligus permohonan maaf kepada keluarga almarhum dan masyarakat Kabupaten Pasuruan atas peristiwa yang terjadi.
“Pak Kapolres mengucapkan belasungkawa dan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak korban maupun masyarakat Pasuruan,” ujar Iptu Joko kepada awak media, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, pemeriksaan terhadap empat anggota tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengungkap fakta secara menyeluruh. Polres Pasuruan menegaskan akan memberikan tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan tugas.
“Ada empat oknum anggota Polsek Beji yang sudah diperiksa. Apabila nantinya ditemukan adanya kesalahan dalam pelaksanaan tugas, tentu akan kami tindak tegas. Kasus ini akan kami selesaikan secara transparan,” tegasnya.
Terkait penyebab kematian Widi Nur Cahyono, Iptu Joko menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan medis masih menunggu pemeriksaan lanjutan. Berdasarkan informasi awal, belum ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan yang tampak secara kasat mata.
“Hasil medis masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Informasi awal tidak ada bekas-bekas penganiayaan. Untuk memastikan secara objektif dan transparan, penanganan jenazah yang semula di Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong kami alihkan ke rumah sakit di Surabaya agar penanganan perkara ini benar-benar transparan,” jelasnya.
Polres Pasuruan menyatakan akan membuka hasil penyelidikan kepada publik setelah seluruh proses pemeriksaan, termasuk hasil autopsi dan pemeriksaan medis lanjutan, selesai dilakukan.


