Google search engine
Google search engine
Informasi-RealitaHukrimDugaan Penganiayaan IS dan Informasi Sosok Pengendali Narkoba Muncul, Polda Jatim Belum...

Dugaan Penganiayaan IS dan Informasi Sosok Pengendali Narkoba Muncul, Polda Jatim Belum Beri Penjelasan

INFORMASI-REALITA.NET, SURABAYA – Perkara dugaan penganiayaan terhadap IS, seorang yang disebut terlibat dalam kasus narkotika, kembali menjadi sorotan. Selain dugaan tindakan kekerasan saat proses penangkapan, muncul pula informasi mengenai sosok yang disebut-sebut sebagai pengendali jaringan narkoba dari dalam Lapas Kelas I Lowokwaru, Malang.

Informasi tersebut disampaikan Anggrita, istri IS. Menurut keterangannya, suaminya sempat memperoleh informasi dari seseorang bernama David alias Siheng mengenai sosok yang disebut sebagai pengendali dengan nama panggilan Kentung.

Anggrita menjelaskan, perkara tersebut bermula ketika IS ditangkap di rumahnya di kawasan Karangploso, Malang, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Ia mengklaim, dalam perjalanan setelah penangkapan, suaminya mengalami dugaan tindakan penganiayaan di dalam mobil oleh oknum polisi. Anggrita menyebut ciri-ciri anggota tersebut memiliki rambut jabrik dan mengenakan kaus berwarna kuning.

Menurut Anggrita, setelah berada dalam tahanan, IS sempat bertemu dengan David alias Siheng. Dalam pertemuan tersebut, David disebut menyampaikan bahwa dirinya tidak akan mengadukan atau melibatkan IS.

David, menurut keterangan Anggrita, juga menyebut nama Kentung sebagai sosok yang disebut-sebut berperan sebagai pengendali narkoba dan berada di Blok Udayana 2, sebagai Tampung di Lapas Kelas I Lowokwaru, Malang.

“Pantesan suamiku dibilang jaringan-jaringan, Pak. Ternyata ditukar kepala. Pengendalinya nggak ditangkap, malah menangkap orang lain,” ujar Anggrita dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).

Anggrita juga menyampaikan bahwa suaminya mempertanyakan mengapa sosok yang disebut sebagai pengendali justru tidak dibawa dalam proses penangkapan.

“Katanya, kok enak pengendaline nggak digowo, malah nggoleki aku,” kata Anggrita, mengutip perkataan suaminya.

Ia mengklaim informasi tersebut berasal dari sumber yang menurutnya sangat meyakinkan. Anggrita juga menyatakan bahwa dirinya dan suaminya siap memberikan keterangan apabila diperlukan dalam proses pemeriksaan.

Berawal dari Penangkapan David alias Siheng

Anggrita menjelaskan, perkara ini sebelumnya bermula dari penangkapan David alias Siheng di rumahnya di kawasan Dukuh Setro, Surabaya.

Dari penangkapan tersebut, polisi kemudian melakukan pengembangan hingga menangkap IS di kawasan Karangploso, Malang.

Namun, berdasarkan keterangan Anggrita, muncul pertanyaan mengenai sosok yang disebut sebagai Kentung, yang disebut-sebut sebagai pengendali narkoba dari dalam Lapas Lowokwaru.

Keterangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari dugaan adanya penganiayaan terhadap IS selama proses penangkapan. Namun, seluruh informasi tersebut masih merupakan klaim dari pihak keluarga dan memerlukan klarifikasi serta pembuktian dari pihak berwenang.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh penjelasan resmi dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur, khususnya Subdit III yang disebut menangani perkara tersebut.

AKBP Vicky Tri Haryanto selaku Kasubdit III dan AKP Ipung Herianto selaku Kanit Subdit III juga belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan penganiayaan maupun informasi mengenai sosok yang disebut sebagai pengendali narkoba tersebut.

Konfirmasi dari pihak kepolisian diperlukan untuk menjelaskan kronologi penangkapan, prosedur pemeriksaan terhadap IS, serta memastikan kebenaran informasi mengenai sosok yang disebut-sebut sebagai pengendali.

Seluruh pihak yang disebut dalam perkara ini tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan membantah tuduhan hingga terdapat bukti dan proses hukum yang berkekuatan hukum tetap.

RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!