Informasi-Realita.net, BLITAR|| Memperingati HUT RI Ke 78 dan dalam rangka puncak acara Bersih Desa, pemerintah desa Sumberejo kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, melaksanakan pagelaran wayang kulit.
Sebelum puncak acara ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan yaitu kataman kitab suci Al-Qur’an dan santunan kepada anak yatim-piatu, pelaksanaan kegiatan bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, pada Kamis (17/08), di Balai Desa.
Turut hadir dalam puncak acara ini, Muspika Sutojayan, dan juga beberapa tamu undangan, serta tokoh masyarakat, dan disaksikan juga ribuan warga desa.

Kepala Desa Sumberjo, Suroso saat dihubungi awak media mengatakan, bahwa dalam memperingati HUT RI ke 78 dan puncak acara bersih desa, sebagai wujud rasa syukur dan kepada para pahlawan dan tokoh pejuang serta leluhur desa. Mengadakan rangkaian kegiatan diantaranya kataman kitab suci Al-Qur’an dan santunan anak yatim-piatu. Serta puncak acara hiburan wayang kulit.
”Sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan YME dan dalam rangka HUT RI ke 78, sekaligus bersih desa , mengadakan santunan pada yatim piatu sejumlah 7 anak, serta kataman yang diselenggarakan tepat 17 Agustus 2023 dan dilanjutkan hiburan wayang kulit”, ujarnya pada Senin (21/08/2023) saat dihubungi awak media.
Pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih, secara pribadi maupun atas nama Pemdes Sumberjo kepada seluruh warga masyarakat yang telah guyub rukun, dan bersatu padu membangun desa. Dan juga harapannya desa yang ia pimpin saat ini semakin maju, adem, ayem, tentram, dan gemah ripah loh jinawi.
“Berkat kerjasama yang luar biasa dari seluruh elemen masyarakat, semakin meningkat kesejahteraan masyarakat, dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan”, imbuhnya.
Kesempatan itu, kepala desa juga berpesan memasuki tahun politik, seluruh warga desa bisa tetap menjaga kondusifitas wilayah, kerukunan yang sudah terjalin jangan terpecah. Dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan meskipun punya pilihan yang berbeda.
“Saya sampaikan bahwa saat ini kita memasuki tahun politik, saya berharap walaupun kita berbeda pilihan satu sama lain diantara masyarakat, namun kita tetap satu, jaga persaudaraan dan kondusifitas wilayah. Semoga pada acara ini bisa menjadi doa dan harapan yang terbaik untuk desa tercinta”, pungkasnya.
(Anto)



