Sampang – Polemik muncul menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Sampang. Salah satu masalah yang mencuat adalah dugaan pemotongan dana operasional Tempat Pemungutan Suara (TPS) oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Banyuates, Selasa (26/11/2024).
Informasi ini diungkapkan oleh salah seorang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah tersebut, yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia mengklaim bahwa PPK telah memotong dana operasional TPS sebesar Rp700.000 dari total anggaran yang seharusnya diterima.
“Aslinya dana operasional TPS itu Rp3.020.000, namun dipotong Rp700.000 oleh PPK. Selain itu, Rp300.000 dialokasikan untuk ketua PPS, sehingga dana yang diterima oleh PPS hanya sebesar Rp2.020.000,” ujar anggota PPS tersebut.
Tindakan ini menuai pertanyaan terkait transparansi dan integritas penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan. Hingga berita ini terbit, ketua PPK Kecamatan Banyuates, Muhammad Hariyanto belum ada klarifikasi resmi terkait dugaan pemotongan anggaran ini walaupun sudah di konfirmasi melalui pesan whatsAppnya.
Pentingnya Transparansi dalam Pengelolaan Anggaran
Dana operasional TPS merupakan komponen penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada. Pemotongan anggaran ini dikhawatirkan dapat berdampak pada kualitas penyelenggaraan pemilu, terutama di tingkat TPS.
Berbagai pihak mendesak agar dugaan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Jika benar terjadi, tindakan ini dianggap mencederai prinsip penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil.
Langkah Selanjutnya
Untuk memastikan integritas pelaksanaan Pilkada, diharapkan KPU Kabupaten Sampang dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dapat segera menyelidiki dugaan tersebut. Selain itu, transparansi pengelolaan anggaran di tingkat PPK dan PPS perlu ditingkatkan guna menghindari masalah serupa di masa depan.
Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Sampang dijadwalkan berlangsung esok hari. Dengan munculnya polemik ini, masyarakat berharap penyelenggara pemilu tetap menjaga komitmen mereka dalam mewujudkan pemilu yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Reporter : Rosi



