Minggu, April 26, 2026
Google search engine
الرئيسيةHukrimPelaku Pembunuhan di Jalan Sencaki Surabaya Ternyata Buron Curanmor, Polisi Ungkap Kebiasaan...

Pelaku Pembunuhan di Jalan Sencaki Surabaya Ternyata Buron Curanmor, Polisi Ungkap Kebiasaan Nyabu Sebelum Beraksi

Informasi-Realita.Net,Surabaya – Surabaya kembali digegerkan dengan kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Sencaki, Gang Pragoto 2, Kecamatan Simokerto. Fakta terbaru terungkap, pelaku berinisial AR alias Man yang telah ditetapkan sebagai tersangka ternyata merupakan buronan kasus penadah kendaraan bermotor hasil curian.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengungkapkan, selain terlibat dalam kasus pembunuhan, AR juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus curanmor.

“Yang bersangkutan juga DPO penadah curanmor,” ujar Edy, Minggu (26/4/2026).

Tak hanya itu, polisi juga mengungkap kebiasaan buruk tersangka yang diduga rutin mengonsumsi narkotika jenis sabu. Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi, pelaku diketahui hampir setiap malam menggunakan sabu bersama rekannya.

Bahkan sebelum melakukan aksi penusukan maut tersebut, tersangka disebut sempat mengonsumsi sabu terlebih dahulu.

“Pelaku punya kebiasaan setiap malam nyabu dan saat sebelum melakukan pembacokan, menurut keterangan saksi, nyabu sama rekannya,” jelas Edy.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Kamis pagi (23/4/2026). Korban berinisial MJ (57) ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian dada kiri di kawasan Jalan Sencaki, tak jauh dari rumah keluarganya.

Menurut keterangan keluarga korban, keributan sempat terjadi sekitar pukul 05.00 WIB saat waktu subuh. Saat itu korban diduga terlibat cekcok dengan pihak yang berkaitan dengan pelaku.

Keributan sempat mereda, namun sekitar pukul 06.00 WIB pihak tersebut kembali datang bersama AR alias Man. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pelaku diduga datang bersama empat orang pria. Dua orang masuk ke dalam gang, sementara dua lainnya menunggu di luar.

Tak lama kemudian, korban ditemukan tergeletak bersimbah darah setelah mengalami luka tusuk di dada sebelah kiri. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Keluarga korban mengungkapkan bahwa antara korban dan pelaku sebenarnya saling mengenal cukup dekat. Pelaku bahkan disebut kerap datang ke rumah korban. Tempat tinggal keduanya juga berdekatan, hanya berjarak sekitar 100 meter.

Usai dilakukan pengejaran, aparat kepolisian akhirnya berhasil menangkap tersangka di Sampang.

Hingga kini, polisi masih terus mendalami motif utama pembunuhan tersebut. Dugaan awal sempat mengarah pada persoalan asmara, namun penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan.

Redaksi
Redaksi
“Dream Big, Never Give Up”
RELATED ARTICLES

ترك الرد

من فضلك ادخل تعليقك
من فضلك ادخل اسمك هنا

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

error: Copyright Content !!